Teroris memenggal 4 orang Kristen di Indonesia

Serangan pada Selasa pagi, 11 Mei, menargetkan empat orang Kristen dari Pulau Rakyat di Sulawesi Tengah. Mereka dikatakan telah dipenggal oleh anggota Kelompok Teroris Islam Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Sebuah drama baru mempengaruhi umat Kristen di Indonesia. Pada Selasa 11 Mei pukul 07.30 WIB, empat pria dipenggal di Desa Kalimago di Kabupaten Poso di Pulau Celibus. “Polisi mencurigai anggota kelompok teroris Islam Mujahidin Indonesia (MIT) timur terkait dengan ISIS.”, Mengacu pada Clemens Martin, sebuah organisasi relawan bernama Ports Over, yang mengkonfirmasi pesan tersebut dengan Family Cretian. Organisasi Protestan ini menerbitkan laporan penganiayaan Kristen di dunia setiap tahun, dan bekerja dengan orang-orang Kristen yang terancam punah di 70 negara.

Keempat korban berusia antara 42 dan 61 tahun. “Untuk saat ini, hubungan di antara mereka tidak diketahui, tetapi semuanya beriman.”, Clemens Martin menjelaskan pintu yang terbuka. Badan amal sukarela mengacu padanya “Dua dari mereka adalah anggota Gereja Mamasa Toraja, satu lagi di Gereja Toraja dan terakhir menghadiri gereja Katolik di daerah itu.” Didirikan selama bertahun-tahun di pegunungan hutan Poso, organisasi tersangka teroris, MIT, secara khusus aktif di wilayah tersebut. “Menurut pejabat Indonesia, kelompok itu sekarang telah berkurang menjadi sembilan militan, tetapi manuver gabungan polisi dan militer dalam beberapa tahun terakhir belum sepenuhnya menghancurkannya.”, Relay media Asia Selatan Benarnews.

Gelombang serangan anti-Kristen di Indonesia

Sekutu lokal Open Doors mengungkapkan betapa mengejutkan serangan baru ini di wilayah tersebut. “Masyarakat Sulawesi Tengah masih dikejutkan dengan serangan teroris di Siki November lalu dan belum juga pulih. Mereka butuh doa kita sekarang.”, Dia memohon. Faktanya umat Kristen kini menghadapi gelombang serangan di Indonesia. Serangan berdarah di akhir Misa Palem pada hari Minggu, 28 Maret, melanda pulau Celebus. Seorang pembom bunuh diri menyerang tak lama setelah tengah hari di depan Katedral Pembantaian, melukai 14 orang.

READ  Australia ingin kemenangan pertama melawan Filipina, Thailand dan Indonesia

Pada 27 November, empat orang Kristen lainnya dari desa Lemban Tongova di pulau Sulawesi dibunuh oleh anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia (MIT) timur, dalam keadaan yang mirip dengan 11 Mei. Pada jam 8 pagi, 8 sampai 10 orang memasuki desa dengan membawa pedang dan senjata. Setelah mengidentifikasi empat orang Kristen, mereka membunuh mereka. Tiga pria dicekik atau dipenggal, dan yang keempat dibakar hidup-hidup di sebuah rumah. Enam bangunan lainnya terbakar, termasuk gereja darurat dan pos Bala Keselamatan., Diceritakan seorang penduduk desa di Open Doors. Dia mengutus banyak rekan untuk berdoa. Pada Mei 2018, 14 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam ledakan di tiga gereja di Surabaya, ibu kota provinsi Jawa Timur (Katolik, Protestan dan Evangelis), dalam waktu 10 menit. Pada November 2016, serangan di Samarinda menewaskan satu anak dan membakar tiga anak lainnya. Pementasan itu berlangsung di Samarinda.

“Harapan anak-anak ini tidak takut. Saya terutama memikirkan seorang anak laki-laki bernama Alvaro, yang menjalani dua puluh operasi. Cobalah, hal-hal lama sudah berakhir ”, Clemens Martin mengaku sudah bisa menemui banyak korban sejak serangan 2016 di Indonesia.

Orang Kristen sering dianggap “orang tidak percaya”.

Situasi umat Kristen di beberapa bagian Indonesia mengkhawatirkan, dengan mayoritas beragama Islam, dan wilayahnya hampir 5.000 km2. Penganiayaan terhadap agama minoritas sering terjadi di Jawa Barat atau Aceh, di mana kelompok Islamis memiliki pengaruh yang kuat dalam masyarakat dan politik. “Di provinsi Aceh, hukum pidana Islam baru diberlakukan pada tahun 2015, dan undang-undang yang berkaitan dengan pencemaran nama baik sering kali menjadi bumerang bagi umat Kristen.”, Kata Clemens Martin. Daerah atau pulau lain didominasi oleh agama Hindu atau spiritual seperti Pali. Presiden Joko Widodo, diangkat kembali pada April 2019 “Agama minoritas yang ingin membuka tempat ibadah baru-baru ini secara terbuka mengutuk kesulitan yang mereka hadapi.”, Mengacu pada pintu yang terbuka. Anak-anak Kristen sering kali dipinggirkan dan dibalas. Di beberapa daerah, keluarga Muslim menolak untuk membiarkan anak mereka bermain dengan orang Kristen, terkadang mereka diejek oleh guru dan disebut “kafir.”

READ  Perjalanan ke Indonesia: Kurang dari 48 jam untuk sertifikat vaksinasi dan tes PCR

Katolik diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1511 oleh Portugis. Ini diusir pada 1605 oleh Belanda yang menyebarkan Protestan. Kekristenan berkembang secara khusus pada abad ke-20.

Camille Lecut

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x