Sedikitnya 120 orang tewas akibat banjir di Indonesia dan Timor Leste

Sedikitnya 120 orang tewas dan puluhan lainnya hilang dalam banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh topan tropis Zoroza di Indonesia dan Timor Leste, menurut laporan baru yang dirilis Selasa (6 April).

Pusat Penanggulangan Bencana Indonesia mengatakan Sebanyak 86 orang tewas di beberapa pulau dekat Timor Timur, di mana 34 kematian dilaporkan. Neraca akhirnya direvisi di pihak Indonesia yang kemarin mengumumkan 130 orang meninggal dunia.

Baca lebih lajut Banjir Indonesia dan Timor Timur: Lebih dari 110 tewas, puluhan hilang
Pada tanggal 5 April mayat penduduk desa yang terkena dampak banjir dibawa pergi di Lombardy, Flores timur.

Di Indonesia, petugas penyelamat berjuang untuk menemukan lebih dari 70 orang hilang, terkadang menggunakan backhoe untuk membersihkan puing-puing yang terkumpul selama badai.

Hujan deras dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor, terkadang merobohkan rumah. Lebih dari 10.000 orang telah mengungsi di pusat-pusat evakuasi.

5 April di sebuah pusat evakuasi di Dili, Timor Leste.

Dengan begitu banyak rumah, jalan dan jembatan yang bersandar pada tanah dan akar, sulit bagi petugas penyelamat untuk mencapai daerah yang terkena dampak paling parah.

Tanah longsor lebih disukai oleh penggundulan hutan

“Ramalan cuaca ekstrem untuk beberapa hari mendatang” Karena badai, juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Indonesia Rathidya Jati mengatakan.

Tanah longsor dan banjir bandang sering terjadi di kepulauan Indonesia, terutama saat musim hujan. Tetapi para konservasionis menunjukkan bahwa penggundulan hutan kondusif untuk bencana ini. Badai sekarang bergerak menuju pantai barat Australia.

Pada bulan Januari, 40 orang Indonesia tewas dalam banjir yang melanda kota Sumedong di Jawa Barat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana 125 juta orang Indonesia atau setengah dari penduduk nusantara sebagian besar tinggal di daerah yang terkena dampak tanah longsor.

READ  Indonesia capai 2 juta kasus, percepat epidemi

Dunia dengan AFP

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x