Sebelas pemuda tenggelam selama perjalanan

Sebelas pemuda tenggelam saat mencoba menyeberangi sungai selama perjalanan di Indonesia dan dua dalam kondisi kritis.

Sekitar 150 anggota organisasi pramuka Muslim, berusia 13 hingga 15 tahun, sedang bergerak di sungai Sililur ketika 21 dari mereka mencoba menghentikannya.

Petugas berhasil menyelamatkan sepuluh di antaranya, Petugas Supriyono – yang dikenal dengan nama yang sama dengan banyak orang Indonesia – di layanan pencarian dan penyelamatan di Bandung, sebuah wilayah di sebelah barat pulau Jawa. “Dua siswa (…) dalam kondisi kritis di rumah sakit, sementara sebelas meninggal,” tambahnya.

Para siswa ingin membersihkan tepi sungai

Pihak berwenang sedang menyelidiki keadaan kecelakaan itu dan memverifikasi bahwa semua peserta dalam pendakian telah ditemukan.

Meskipun ada peringatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, para siswa tetap melakukan pendakian untuk membersihkan tepi sungai.

Pada Februari 2020, sepuluh pramuka tersapu banjir bandang dan 20 lainnya luka-luka.

Selama musim hujan, yang dimulai pada akhir November, anak-anak dan remaja dilarang mendaki sungai.

READ  Brasil, Indonesia, Malaysia‚Ķ Negara-negara ini ditargetkan oleh undang-undang impor UE untuk memerangi deforestasi

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x