Mei 13, 2021

Ekskul News

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di EKskulNews

Menteri Pariwisata Indonesia mengatakan pengaturan dapat dimulai pada ‘koridor perjalanan yang aman’ antara Singapura, Badam dan Bintan

JAKARTA: Pengaturan bisa dimulai pada “koridor perjalanan aman” antara Singapura, Bottom Nongcha dan Pindon Lagoi, kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandyaka Uno, Sabtu (20 Maret).

Dalam pertemuan dengan pejabat di Badam, Menkeu mengusulkan agar koridor perjalanan dimulai pada 21 April, terutama sebelum merebaknya COVID-19 di Nongcha di Badam dan Lagoi di Bintan, tempat-tempat yang sering dikunjungi warga Singapura.

Mr Uno mengatakan ada rute langsung yang menghubungkan terminal feri Singapura dengan terminal feri Nongsapura di Badam dan terminal feri Bandar Bintan Telani di Bintan.

“Saya telah mencoba segala cara dan dapat segera mempersiapkan ini untuk membuka koridor perjalanan yang aman dengan Singapura,” kata Uno.

Wisatawan asing yang ingin memasuki kedua area tersebut diharapkan mendapatkan hasil uji polymerase chain reaction (PCR) negatif, dan setibanya di sana harus mengambil detektor uji nafas COVID-19 yang dikenal secara lokal sebagai GNOS.

“Akan ada aplikasi yang tidak hanya bisa mendeteksi kita, tapi juga memantau pergerakan wisatawan,” tambah Uno.

Baca: Dengan tidak adanya turis dari Singapura, Pinton Resorts tersedia secara kreatif yang berakhir antara Pemerintah-19

Pada hari Sabtu, Pak Uno mengamati memvaksinasi pekerja wisata di Badam.

Ia berharap dengan memvaksinasi pekerja dan warga di kawasan Nongcha, Bottom, dan Lagoi Bintan, ‘koridor perjalanan aman’ bisa diterapkan.

“Hari ini 1.500 pekerja turis telah divaksinasi di Badam dan lebih dari 2.000 di Bintan. Targetnya 30.000, yang harus divaksinasi sebelum April di koridor safe travel.

“Kami akan menyebarkan kabar baik ke Singapura dan Malaysia, jadi mereka merencanakan liburan ke Badam dan Bindan,” kata menteri.

READ  Indonesia akan tandatangani MoU ekspor halal PH - Manila Times

CNA telah meminta pendapat Kementerian Luar Negeri Singapura.

Tandai tautan permanen: Informasi terperinci kami tentang wabah virus korona dan perkembangannya

Unduh bahasa Tamil Aplikasi kami Atau berlangganan saluran Telegram kami untuk pembaruan terkini tentang wabah virus Corona: https://cna.asia/telegram