Mengapa Indonesia sebentar berhenti mengekspor minyak sawitnya

* Kewajiban pasar domestik (DMO) mempengaruhi produk lain. Misalnya, Januari lalu, pemerintah melarang ekspor batu bara karena khawatir listrik padam di dalam negeri jika pembangkit listrik tidak dipasok secara memadai. “Domestic Market Duty” diperkenalkan dengan “Product Sharing Agreement” di mana perusahaan minyak asing telah mengeksplorasi dan memproduksi minyak dan gas di Indonesia sejak tahun 1960-an.

Faktor-faktor gabungan ini secara mekanis mengurangi pasokan dan meningkatkan harga di pasar domestik Indonesia. Untuk menahan kenaikan, pemerintah mengumumkan subsidi untuk minyak goreng pada pertengahan Januari. Akhir Januari lalu, dia mengeluarkan aturan yang mewajibkan produsen minyak mengalokasikan 20% CPO mereka ke pembeli lokal. Pada pertengahan Februari, itu “Bea Masuk Pasar Dalam Negeri” * Diperpanjang hingga Palmyra. Reaksi pasar tidak lama lagi: Harga naik di pasar komoditas Malaysia. Namun pada pertengahan April, CPO mencabut embargo tersebut.

READ  Di Indonesia, epidemi - hukuman ganda narapidana yang dijatuhi hukuman mati diperbesar oleh berita internasional

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x