Letusan gunung berapi Chemaru menjerumuskan penduduk ke dalam kegelapan

“Banyak daerah yang gelap gulita sejak gunung berapi meletus,” kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Artikel ditulis oleh

Diposting

Memperbarui

Waktu belajar: 1 menit.

Gunung berapi Chemro di Jawa Timur, Indonesia, meletus pada Sabtu, 4 Desember, menutupi sekitarnya dengan asap tebal dan abu, memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka. Warga harus mengungsikan warga karena lahar yang menghancurkan bahkan jembatan di kawasan Lumajang sampai ke desa mereka.

“Banyak daerah yang tertutup abu vulkanik menjadi gelap gulita”, Dijelaskan Lembaga Nasional Bencana Alam. Video yang dirilis oleh badan tersebut menunjukkan warga, termasuk anak-anak, berlarian mencari perlindungan pada saat erupsi.

Satu jam kemudian, seperti yang ditunjukkan dalam video yang dirilis oleh pengguna yang sama, area tersebut menjadi gelap gulita.

Letusan besar terakhir Semaru akan dimulai pada Desember 2020. Itu menerbangkan ribuan orang dan menutupi seluruh desa. Indonesia berada di “cincin api” Pasifik di mana pertemuan lempeng benua menyebabkan aktivitas seismik yang tinggi. Kepulauan Asia Tenggara ini memiliki sekitar 130 gunung berapi aktif di wilayahnya.

READ  Indonesia: Wanita yang dituduh prostitusi mencambuk pasangannya 15 kali 100 kali

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x