Jogja Tea Festival menawarkan perpaduan teh Indonesia

Tempo.co., Mataram Teh adalah salah satu minuman paling umum di Indonesia. Octavist, komunitas pecinta teh muda Indonesia, mempromosikan wisata teh dan memperkenalkan berbagai teh asli Indonesia melalui Jogja Tea Festival yang diadakan di Concrete Cafe Sleman Yogyakarta.

Festival ini memiliki beragam kegiatan mulai dari pameran teh, lomba pencampuran teh, dan workshop.

Festival ini dirancang sebagai ruang konferensi, pendidikan dan kreativitas di dunia teh nasional, kata Kakra Virajati, penggagas acara. Hal ini juga bertujuan untuk mempertahankan antusiasme penikmat teh hulu dan hilir guna menjaga semangat kebangkitan para pekerja teh di nusantara.

“Pendaftaran tenant dan bengkel sudah ditutup sejak beberapa hari terakhir karena sudah padat. Pencinta teh pun berdatangan. [to the festival] Ke Semarang, Bandung, Surabaya, Jakarta ”

Kompetisi tea blending ini diikuti oleh beberapa bartender dari berbagai hotel berbintang, yang kemudian dimenangkan oleh Orly Kournivan dari Alter Space Jogja. Ari memberi Kilometer terakhir, Campuran limun, teh hijau Jawa Barat, belimbing dan kemangi.

Festival teh ini juga menampilkan berbagai racikan teh unik seperti teh hijau, wasabi, ketimun, jahe, sereh dan buah naga buatan Mayang dari Jakarta. “Rasanya sangat unik,” katanya.

Kakra berpendapat, minuman berbahan dasar teh bisa dicampur dengan bahan potensial lainnya, “menjadikannya minuman enak yang bisa dijual ke konsumen.”

Sementara itu, tea fair akan menampilkan UMKM lokal termasuk Wikipedia, Decatur Tea Ramu Padu, Moonshine, Swarna Tea, Decodo dan Nona Camelia. Workshop ini akan diselenggarakan dua kali dengan tema Peluang Perdagangan Teh Indonesia dan Teh Modern yang ditawarkan oleh para ahli teh di Indonesia.

Baca: Pecinta Teh Gelar Festival Teh Nusandra di Simalungan

READ  Indonesia harus menyelesaikan tes keperawanan sekali

Supriyanto Coffeit (kontributor)

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x