Indonesia: Vaksinasi di laut untuk bertemu nelayan

Foto diambil pada 21 Agustus 2021 dan dipresentasikan oleh TNI Angkatan Laut pada 25 Agustus 2021, memperlihatkan para nelayan yang sedang menaiki kapal vaksin virus Corona Sinovac (INDONESIAN NAVY/HANDOUT)

Foto diambil pada 21 Agustus 2021 dan dipresentasikan oleh TNI Angkatan Laut pada 25 Agustus 2021, memperlihatkan para nelayan yang sedang menaiki kapal vaksin virus Corona Sinovac (INDONESIAN NAVY/HANDOUT)

Ketika negara kepulauan terbesar di dunia itu mempercepat kampanyenya untuk melindungi populasinya yang besar terhadap Pemerintah-19, Indonesia telah memperluas upaya vaksinasinya ke laut selama beberapa hari, dengan menargetkan nelayan dengan lebih baik.

TNI Angkatan Laut sedang mencari 60 kapal yang telah berlayar ribuan kilometer di lepas pantai negara itu, dari Sumatera di barat hingga Bali di Timur Jauh hingga Papua di timur jauh.

Akhir pekan lalu, sebuah kapal perang mengirimkan perahu karet berisi vaksin untuk mengirimkan serum kepada para nelayan sukarelawan yang bekerja di perahu-perahu kecil di lepas pantai Sumatera.

Sekitar seribu pelaut telah divaksinasi sejak dimulainya kampanye laut ini minggu lalu, meskipun pejabat tidak tahu berapa banyak populasi di laut.

“Cuaca buruk biasanya menjadi kendala utama, tetapi sekarang tantangan sebenarnya (pelaut) adalah kita tidak tahu di mana mereka berada,” kata juru bicara angkatan laut Indonesia Laod Mohamed Holib kepada AFP.

“Kita harus menyisir laut dengan sisir yang bagus”, sekitar 24 mil laut dari pantai.

Beberapa nelayan di Indonesia menghabiskan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan di laut.

Orang lain yang bekerja di dekat pantai pergi pagi-pagi sekali sebelum pusat vaksinasi dibuka dan kembali segera setelah mereka tutup.

Foto diambil pada 21 Agustus 2021 dan memperlihatkan para nelayan sedang divaksinasi di atas kapal TNI AL pada 25 Agustus (INDONESIAN NAVY/HANDOUT)

Foto diambil pada 21 Agustus 2021 dan memperlihatkan para nelayan sedang divaksinasi di atas kapal TNI AL pada 25 Agustus (INDONESIAN NAVY/HANDOUT)

“Makanya kami berinisiatif untuk melaut,” kata juru bicara itu.

Indonesia, negara terpadat keempat di dunia dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa, terkena dampak virus corona yang cukup parah.

Sekitar 12% dari populasinya divaksinasi dalam dua dosis.

Adi Putra Hasibuan, seorang nelayan Sumatera yang ikut serta dalam kampanye tersebut, mengatakan, “Kami bergantung pada laut untuk penghidupan kami.

“Kami tahu pemerintah menyediakan vaksin di bumi, tetapi kami tidak punya waktu untuk divaksinasi.”

hrl / pb / je / lgo / lch

READ  Menu BDS McDonald's: Adegan Kekacauan di Indonesia

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x