Indonesia: Tujuh tewas dalam longsor tambang emas

Jakarta | Tujuh orang tewas dan satu lainnya hilang dalam tanah longsor di tambang emas di Indonesia, kata para pejabat Selasa.

Hujan deras memicu tanah longsor yang membawa batu dan puing pada Senin, yang menempati sebuah tambang di lapangan selatan Solok barat pulau Sumatera, kata kepala badan bantuan setempat, Fikri.

Perusahaan itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa bencana itu “menewaskan sedikitnya tujuh orang dan menyebabkan satu hilang.”

Petugas penyelamat mengevakuasi sembilan orang dan menggeledah daerah itu dalam upaya untuk menemukan penambang yang hilang, kata seorang pejabat dengan nama yang sama, seperti banyak orang Indonesia lainnya.

“Awalnya tim penyelamat kesulitan mengevakuasi korban dengan kendaraan penyelamat karena medan tempat yang rumit,” ujarnya. Namun sembilan orang yang selamat akhirnya dirawat di rumah sakit untuk perawatan darurat.

Bencana alam terjadi dua minggu setelah tanah longsor, kali ini menewaskan sedikitnya 10 orang di lokasi pembangkit listrik tenaga air Padang Doru yang didanai Cina di Sumatera Utara. Tiga orang hilang ketika pihak berwenang menyelesaikan pencarian pekan lalu.

Banjir bandang dan longsor kerap melanda nusantara saat musim penghujan.

Pada awal April, lebih dari 200 orang tewas di sebuah gugusan pulau di Indonesia bagian timur dan negara tetangga Timor Leste, serta kerusakan yang disebabkan oleh Badai Xeroza.

Badan Penanggulangan Bencana Alam Indonesia Sekitar 125 juta penduduk Indonesia, hampir setengah dari populasi, tinggal di daerah rawan longsor.

Pakar konservasi mengatakan peristiwa ini lebih disukai oleh deforestasi dan manajemen risiko pencegahan yang buruk.

READ  Kasus Indonesia 737 Accident Autotrote Claims Problem - KIRO 7 News Seattle

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x