Indonesia: Sertifikat vaksinasi anti-Pemerintah Presiden bocor secara online

Sertifikat vaksinasi virus corona dari Presiden Indonesia yang ditayangkan di Internet pada hari Sabtu, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Indonesia tentang keamanan data medis mereka.

Sertifikat vaksinasi Presiden Joko Widodo telah dirilis oleh pengguna yang telah menemukan data medisnya di aplikasi pemantau vaksin resmi Bedlink.

pada dasarnya Infiltrasi, Indonesia telah mengalami banyak insiden seperti itu, terkadang dalam skala yang jauh lebih besar, di masa lalu. Kebocoran itu terjadi hanya beberapa hari setelah pakar TI mengungkapkan data untuk 1,3 juta pengguna utilitas. Pada bulan Mei, data lebih dari 200 juta pendaftar jaminan sosial dan asuransi kesehatan diretas oleh peretas.

“Jika data seorang presiden bocor …”

“Pelanggaran data sering terjadi karena tingkat infiltrasi yang sangat tinggi di Indonesia Digital Sayangnya, negara tidak mengikuti pengetahuan nyata para pengelola data digital,” keluh Alphonse Tanujaya, pakar keamanan siber di Jakarta.

Ageng Wipowo, 39, dari Jakarta, mengatakan bocoran kepada AFP membuatnya gugup dan menyerukan undang-undang keamanan siber yang lebih keras karena “jika data presiden bocor, siapa orang normal tentang saya?”.

Menteri Kesehatan Pudi Kunadi mengatakan data pejabat pemerintah diblokir setelah konspirasi ditemukan. Selain itu, pemerintah telah berkomitmen untuk memperkuat keamanan data pengguna Bedlink.

READ  Gunung berapi Sinapung dipenuhi abu yang luar biasa

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x