Indonesia mengizinkan pengungsi Rohingya pergi setelah protes

Diterbitkan:

Pihak berwenang Indonesia mengumumkan pada hari Rabu, 29 Desember, bahwa mereka akan mengizinkan puluhan pengungsi Rohingya terdampar di laut setelah protes oleh penduduk setempat dan masyarakat internasional terhadap rencananya untuk mendorong mereka kembali ke perairan Malaysia.

Pada hari Selasa, 28 Desember, polisi Indonesia menolak untuk mengizinkan kapal kayu rusak yang membawa 100 pengungsi Rohingya, terutama wanita dan anak-anak, mendarat di lepas pantai provinsi utara Aceh di Sumatera.

Jakarta menunjukkan bahwa mereka diberikan makanan, peralatan dan bantuan teknis untuk mencapai Malaysia setelah memperbaiki perahu mereka.

kan Baca selengkapnya: Rohingya: Kapal Pengungsi Malaysia Didorong Balik oleh Indonesia

Setelah pertemuan dengan pejabat di kota pesisir Bireun pada hari Rabu, pemerintah Indonesia mundur dan mengatakan kapal pengungsi akan ditarik ke darat karena alasan kemanusiaan. Pada hari Selasa, Amnesty International dan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) meminta pihak berwenang di Jakarta untuk mengizinkan kapal itu mendarat.

Kirim pengungsi ke Malaysia

Rencana awal pejabat Aceh untuk memulangkan pengungsi ke Malaysia juga membuat marah warga Bireun, di mana sekelompok nelayan melakukan protes pada Rabu menuntut agar pihak berwenang mengizinkan mereka berlabuh.

Tahun lalu, ratusan pengungsi Rohingya dari komunitas Muslim yang teraniaya di Burma tiba di Indonesia. Lebih dari 100.000 orang Rohingya telah mencapai Malaysia, seringkali tinggal dan bekerja secara ilegal.

READ  Korban tewas akibat letusan gunung berapi telah meningkat menjadi 15

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x