Indonesia mengatakan vaksin itu ‘tinggi’ untuk semua orang

Sudah siapkah Indonesia memproduksi vaksin Pemerintah-19? Ini yang dikatakan pihak berwenang. Namun, uji coba pertama tampaknya tidak meyakinkan. Quran Tempo Namun, ini dilihat hanya sebagai inisiatif nasionalis yang tidak mau.

“L’abracadabrant Vaccine Archibel”. Di bawah judul satu ini, Jumat ini, 16 April, Quran Tempo Memperlihatkan Charlotte mencoba menjual botol dengan konten yang luar biasa seperti yang ditemukan di pameran dan pasar malam di Indonesia. Penjualnya tak lain adalah mantan Menteri Kesehatan Theravan Agas Putranto. Di atas tikar tempat dia duduk bersila, dia mengatur foto-foto seorang anggota parlemen, pengusaha, politisi, dan pensiunan jenderal berpangkat tinggi yang telah setuju untuk menerima suntikan. Vaksin Nusandra-nya (“nusantara” dalam bahasa Indonesia).

Petahana, Agassi Putranto, mengumumkan rencana untuk mengembangkan vaksin secara lokal November lalu. Untuk melakukan ini, tentukan Quran Tempo, Menyelesaikan usaha patungan antara Kementerian Riset dan Pengembangan dan Institut B.D. Rama Emerald Multi Sukses.

Namun, yang terakhir mendapat lisensi dari laboratorium AS Ivida Biomedical, yang terlibat dalam desain vaksin Pemerintah-19. Penelitian untuk pengembangan dilakukan oleh ilmuwan Amerika, dan “Bahan baku dan peralatan yang dibutuhkan untuk membuat vaksin Nusandra dibeli di Amerika Serikat”, Kata koran itu. Lebih lanjut, “Data yang terkait dengan uji klinis Tahap I disimpan di server biomedis Ivita. Lembaga penelitian dan ilmuwan independen merasa sulit untuk mengaksesnya. ”

Semua ini tidak menghalangi mantan menteri untuk mengumumkan dengan lantang dan jelas, di akhir pemeriksaan kesehatan tahap pertama, yaitu Vaksinnya lebih unggul dan lebih efektif daripada vaksin Pemerintah-19 lainnya yang diproduksi di dunia, katanya. Secara paradoks Quran Tempo.

Masalahnya adalah Badan Pengawas Obat Nasional percaya bahwa uji klinis pertama ini tidak ada habisnya. Menurut para ahli, tidak ada bukti bahwa vaksin Nusandra menghasilkan antibodi terhadap virus corona. Namun alih-alih mengindahkan saran tersebut, surat kabar tersebut menuduh DPR menghalangi upaya patriotik. Dia mendesaknya untuk segera menyetujui tes medis tahap kedua.

READ  Gempa berkekuatan 6,1 guncang Indonesia bagian timur

Sumber

Quran Tempo Harian diterbitkan oleh grup Waktu Rilis utamanya adalah mingguan bernama.Waktu Pertama kali diterbitkan pada April 1971 oleh B.T. Diterbitkan oleh Graffiti Pers

[…]

Baca selengkapnya

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x