Indonesia: Kebanggaan selama Pemerintahan

Presiden Indonesia Joko Widodo berencana membangun $ 32 miliar Ibu kota baru di provinsi Kalimantan Timur (Kalimantan) Jakarta (Jawa) dibakar dari kritik untuk mengurangi kemacetan, menggarisbawahi “Nikki”.

Kontroversi muncul kembali pada Maret ketika pematung Polinesia Neoman Nuwarda mengumumkan bahwa dia telah memenangkan tender pemerintah untuk sebuah istana presiden di masa depan, menurut sebuah surat kabar Jepang.

Strukturnya berupa burung Garuda dalam mitos mirip elang, lambang negara Indonesia. Selain itu, Presiden Widodo Dia telah memposting video di akun Twitter-nya tentang masa depan ibu kota Indonesia.

Di mata para pengkritiknya, rencana tersebut, yang ditunda pada awal epidemi Pemerintah-19, adalah kemunafikan yang keterlaluan. Menurut surat kabar tersebut, pembangunan istana baru bisa segera dimulai dan selesai pada 2024.

Parlemen diperkirakan akan memberikan suara pada RUU yang bertujuan mencegah pembangunan penuh ibu kota baru dipertanyakan setelah pemilu 2024.

Menurut Kementerian Perencanaan, pembangunan ibu kota baru merupakan bagian dari “strategi pemulihan pasca epidemi”. Pada prinsipnya, hampir semua pemerintahan, parlemen, TNI dan Polri harus direlokasi ke ibu kota baru.

Seperlima dari rencana ini akan didanai dari APBN dan sisanya dari dana swasta. Namun terlepas dari kritik terhadap arsitektur dan ekses yang direncanakan, banyak orang Indonesia yang mengkhawatirkan konsekuensinya. Lingkungan di Kalimantan. Di Indonesia, bagaimanapun, epidemi tidak mencegah kegilaan akan kemewahan. Hal ini semakin meningkatkan hutang negara.

J.H.-R.

READ  Lebih dari 40 orang tewas dalam banjir di timur negara itu

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x