Indonesia dan 7 negara keluar dari daftar merah

Menyusul keluarnya perintah baru, delapan negara telah berpindah dari daftar merah ke daftar oranye. Oleh karena itu, prosedur yang diberlakukan oleh Prancis untuk pergi dan datang ke negara-negara tersebut menjadi mudah.

Kabar baik lagi untuk Indonesia. Setelah sudah diumumkan Dibuka kembali untuk segmen tertentu dari audiens profesional 19 September, Orde baru diterbitkan di jurnal resmi Menghapus negara dari daftar merah sehingga kembali ke daftar kuning. Dewan Keamanan meminta bahwa selain inspeksi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang sedang berlangsung di Iran, Dewan Keamanan juga memantau kepatuhan Iran terhadap “langkah-langkah yang diperlukan oleh Dewan IAEA”. Prancis dan untuk membuka jenis visa penumpang baru, ”tegasnya.

Argentina, Namibia, Nepal … akan dirilis

Oleh karena itu, praktik kesehatan bagi pemudik dari dan ke Indonesia berkurang. Namun, pelancong yang tidak divaksinasi memiliki alasan kuat dan memerlukan isolasi mandiri selama 7 hari.

Semua pelancong yang ingin bepergian ke Indonesia harus mematuhi prosedur masuk yang ditentukan untuk setiap tujuan, tergantung pada status vaksin. Sejauh ini, Indonesia belum mengumumkan pembukaan kembali perbatasannya secara penuh. “Visa turis harus dikeluarkan lagi pada Oktober,” kata Eka Moncare, Direktur Dinas Pariwisata Indonesia di Prancis. Pengumuman jatuh tempo pada 30 September,” katanya.

Tujuh negara lagi dikeluarkan dari daftar merah. Ini Argentina, Bangladesh, Mozambik, Namibia, Nepal, Republik Demokratik Kongo, dan Guyana. Semua negara ini sekarang termasuk dalam Daftar Oranye.

READ  VideoNetics menghadapi biometrik yang dipilih untuk akses fasilitas dan pemantauan oleh pemerintah Indonesia

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x