Di Indonesia, tingkat kebisingan musins ​​masih kontroversial

Dipublikasikan:

Di Indonesia, beberapa warga merasa musiknya terlalu keras dan pengeras suara masjid terlalu keras. Apa yang tampaknya menjadi masalah kecil dari lingkungan atau gangguan kebisingan adalah mempertanyakan konstitusi negara dan posisi agama.

Dari koresponden kami di Asia Tenggara,

Tidak ada orang yang mengeluh tentang suara musik yang bising. Jaskia Mecca adalah seorang ibu berusia lima tahun, tetapi yang terpenting dia adalah seorang influencer dengan hampir 19 juta pengikut di Instagram. Namun, jika di AS atau Eropa, terutama di Twitter, politisi dan pengguna internet tersulut dan kontroversi dimulai, dan di Indonesia, pemerintah dan warganya menyukai Instagram.

Josiah Mecca memposting di akunnya Sebuah video Kami mendengar seseorang berteriak sekuat tenaga. Pria yang berbicara dan melakukan suara-suara ini berusia 23 tahun, namanya Ramadhan. Dia memasak orang-orang di sebelahnya untuk keluarga mereka, kebanyakan wanita, yang harus bangun untuk memasak. Saat ini belum jam 4 pagi dan kita harus menyiapkan santapan “Zahur” yang diambil sebelum matahari terbit selama bulan puasa Ramadhan.

Islam bukanlah agama negara di Indonesia

Mengomentari video ini, Jaskia Mecca bertanya-tanya tentang tingkat suara vital yang digunakan untuk ini. Dia kemudian mengutip beberapa hadits di video lain, mengatakan bahwa Nabi அழைக்க அழைக்க அழைக்க அழைக்க அழைக்க அழைக்க memanggil untuk menghormati tetangganya dan bahwa pengumuman tentang masjid tidak boleh gaduh, tetapi di atas semua itu mengingatkan kita akan banyak kesetiaan di Indonesia. Penting untuk dipahami mengapa berita semacam ini berkobar di negara ini: Indonesia adalah negara paling Muslim di dunia, tetapi Islam bukanlah agama negara, yang menekankan keragaman keyakinan konstitusionalnya, terutama asal dan tujuannya. ” Bhinneka Tunggal Ika ».

Saskia Mecca adalah Muslim seperti 86% orang Indonesia, tetapi di masa lalu, ketika agama minoritas mengeluh tentang kebisingan masjid, mereka terkadang dihukum.

READ  Indonesia: Mereka Menangani Invasi Plastik, Bata Setelah Bata - Vivafric

Ini adalah posisi Myliana. Wanita baru dari pulau Sumatera tahun 2018 ini Dia dijatuhi hukuman 18 bulan penjara karena pencemaran nama baik Pihaknya dikatakan telah mengkritik desibel masjid.

Sejak saat itu, undang-undang anti pencemaran nama baik, pluralisme agama, serta konstitusi dan konstitusinya yang sering diajukan oleh para politisi seringkali sulit bagi Indonesia untuk memutuskan antara mayoritas Islam. Namun Februari lalu, video viral lainnya memaksa pejabat mengambil sikap: orang tua siswa sekolah Kristen dengan cerdik merekam pertemuan Putri mereka dipaksa memakai kerudung Muslim di sekolah umum. Menanggapi protes tersebut, sebuah perintah dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan yang melarang pemakaian cadar di institusi publik.

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x