Di Indonesia, perempuan meminta “zakat” untuk membantu korban kekerasan

Aktivis feminis Muslim berpendapat untuk mendorong pengemis tahunan yang direkomendasikan oleh Islam zakat, Korban kekerasan seksual dan organisasi yang melindungi mereka. Sebuah komentar avant-garde, melihat surat kabar Indonesia.

surat kabar indonesia Kompas Interpretasi baru dari proposal baru yang dibuat selama webinar yang diselenggarakan pada 28 November oleh beberapa organisasi Muslim untuk perlindungan hak-hak perempuan dan perang melawan kekerasan seksual zakat.

Berikut ini adalah pungutan atau pajak yang biasanya harus dibayar oleh setiap Muslim setiap tahun selama bulan Ramadhan: “Kita perlu mendorong perusahaan yang memiliki kewenangan mengeluarkan fatwa seperti Muhammadiyah [la deuxième plus grande organisation musulmane d’Indonésie, qui compte plus de 50 millions de membres] Dan MUI [le très conservateur Conseil des oulémas indonésien] Untuk merekomendasikan zakat Korban Kekerasan”, Misan al-Araf, Presiden Persatuan Pelajar Mohammedan, membuka situs web dan berpidato di pertemuan itu.

[…]

Bukti

Didirikan pada tahun 1965 untuk menentang pers Komunis, yang ditulis dalam bahasa Indonesia, Boussole adalah harian nasional terbesar, dengan penyelidikan mendalam tentang fakta dan laporan sosial di pulau-pulau “terluar” Indonesia.

[…]

Baca lebih lajut

READ  Polly bersiap menyambut turis di bulan Juli

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read also x