Bukan untuk tiga jabatan presiden

Parlemen Indonesia ingin memperkenalkan amandemen UUD 1945 untuk memungkinkan tiga masa jabatan presiden berturut-turut. Dalam redaksi, Koran Tempo Mengutuk rencana yang bertujuan menyeret Indonesia menuju kediktatoran.

“Pembatasan mandat Presiden dan Wakil Presiden selama dua lima tahun berturut-turut diperkenalkan selama reformasi. [la démocratisation de l’Indonésie après la chute de la dictature en 1998] Dan bertujuan untuk membenahi sistem tenaga secara lengkap pada zaman Orde Baru [le règne de Suharto de 1965 à 1998]. Rencana parlemen untuk memperpanjangnya menjadi tiga hingga lima tahun sudah menjadi ancaman bagi demokrasi Indonesia, dan telah dirusak oleh Presiden Djokovic. [surnom de Joko Widodo]”, Ditulis oleh Koran Tempo Dalam editorial yang diterbitkan pada 17 Maret.

Menurut harian itu, anggota parlemen Indonesia yang berpengaruh telah bersemangat untuk memajukan rencana mereka untuk mengubah konstitusi dengan rektor universitas dan pemimpin agama di negara ini selama lebih dari setahun. Akhil Siroj, ketua komite eksekutif Nahdalatul Ulama, salah satu dari dua organisasi Islam terbesar di negara itu, telah menyatakan dukungannya kepada presiden, yang tidak dipilih oleh hak pilih global seperti sekarang ini. Hui, tapi anggota parlemen, menilai

[…]

Sumber

Koran Tempo Harian diterbitkan oleh grup Waktu Rilis utamanya adalah mingguan bernama.Waktu Pertama kali diterbitkan pada bulan April 1971 oleh B.T. Diterbitkan oleh Graffiti Pers

[…]

Baca selengkapnya

READ  Indonesia: DNA seorang wanita berusia 7.200 tahun mengungkapkan garis keturunan manusia yang tidak diketahui

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x