Mei 13, 2021

Ekskul News

Indonesia – Dapatkan berita terbaru tentang Indonesia. Baca Breaking News on Indonesia diperbarui dan diterbitkan di EKskulNews

Black Friday: Kapal Selam masih hilang; Gunung Merapi membuang abu seiring memburuknya kasus Govt-19

Jakarta, 23 April (Agensi): Ini bukan hari Jumat terbaik untuk Indonesia. Hari Jumat tampaknya tidak terlalu baik untuk negara itu karena negara tersebut sedang mempersiapkan pertemuan para pemimpin Asia untuk memutuskan masalah Myanmar pada hari Sabtu (24 April).

Pertama, pencarian intensif Indonesia untuk kapal selam yang hilang dan 53 awaknya difokuskan pada sinyal dari objek tak dikenal pada hari Jumat, dengan hanya beberapa jam sebelum cadangan oksigen kapal yang terkena dampak dievakuasi.

Saat Australia dan Amerika Serikat bergabung untuk mencari pantai Bali, hampir dua lusin kapal perang sedang berburu, di mana wakilnya hilang dua hari lalu selama latihan.

Militer mengatakan telah mengambil tanda-tanda benda bermagnet tinggi di kedalaman 50 hingga 100 m (165 dan 330 kaki).

Kapal dengan peralatan pengawasan khusus digunakan dengan harapan kemungkinan KRI Nangala 402, yang memiliki cadangan oksigen, yang akan bertahan hingga Sabtu dini hari, kata para pejabat.

Zona pencarian mencakup area seluas sekitar 10 mil persegi (34 km persegi).

“Kami hanya punya waktu sampai 3:00 pagi besok (Sabtu), jadi hari ini kami meningkatkan semua upaya kami,” kata juru bicara militer Indonesia Ahmed Riyadh sebelumnya.

Letusan gunung berapi di Indonesia mengirimkan awan abu hingga 2.000 meter barat daya, kata Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Bencana Geologi, Jumat.

Pembom itu menyerang tak lama setelah 11:30 waktu setempat, menurut pusat Honik Humaida.

“Letusan akan berlangsung 145 detik di gunung berapi,” kata Humayda.

Pemerintah setempat telah meminta masyarakat untuk memakai masker jika ingin meninggalkan rumah dalam radius 5 km dari gunung berapi.

Pihak berwenang juga memperingatkan warga agar waspada terhadap gunung berapi yang dingin setelah hujan turun di sekitar sungai yang mengalir ke Merapi, seperti Kuning, Pyongyang, Pedak, Krasak, Pepeng, Putih dan Kendol.

READ  Indonesia menghimbau warga yang terdampar di perairan Taiwan | Berita Taiwan

Mengambang di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta, Mrabi adalah salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah menangguhkan penerbitan visa bagi orang asing yang mengunjungi India selama 14 hari terakhir untuk mencegah penyebaran Kovit-19, kata seorang pejabat pada hari Jumat.

“Kebijakan ini akan berlaku pada 25 April dan bersifat sementara,” kata Erlanga Hartardo, Koordinator Bidang Perekonomian.

Sementara itu, WNI yang berkunjung ke India diperbolehkan pulang ke tanah air dengan poin-poin tertentu dengan regulasi kesehatan yang ketat.

Mereka akan menjalani isolasi 14 hari di hotel yang ditunjuk dan akan dapat kembali ke rumah setelah dua tes reaksi rantai polimerase (PCR) yang menunjukkan hasil negatif.

India menghadapi gelombang kedua yang parah dari letusan Pemerintah-19, dengan lebih dari 300.000 kasus sehari dalam layanan medis.

Sementara di Indonesia, jumlah kasus Pemerintah-19 meningkat dari 5.436 menjadi 1.632.248 dalam 24 jam terakhir, dengan jumlah kematian meningkat 174 menjadi 44.346, kata kementerian kesehatan, Jumat.

Sebanyak 5.920 pasien dipulangkan dari rumah sakit, menjadikan jumlah orang yang pulih dari infeksi virus korona menjadi 1.487.369, menurut kementerian.

Virus telah menyebar ke 34 provinsi di negara itu. Dalam 24 jam terakhir, 1.066 kasus baru terkonfirmasi dilaporkan di Jawa Barat, Jakarta 884, Riao 477, Jawa Tengah 374 dan Kepulauan Banga Belitung 339 – Xinhua