Badai es besar di Surabaya, Indonesia telah menyebabkan kekacauan

Kota Surabaya di Indonesia dilanda badai hebat dan hujan es yang lebat. Pihak berwenang mengingatkan bahwa hujan es dilarang keras karena air di daerah itu sangat tercemar. Temukan gambar luar biasa dari cuaca buruk ini.

Selasa lalu, 21 Februari, Badai yang mengerikan melanda kota சுரபயா. Di pulau Jawa, Indonesia, Hujan, angin kencang Dan terutama hujan es yang lebat. Orang Indonesia sangat terkejut melihat besarnya hujan es. Peristiwa kekerasan ini membuat warga sekitar ketakutan. Banyak postingan yang disiarkan di situs jejaring sosial menunjukkan fenomena yang menakjubkan Itu benar-benar “membanjiri” jalan-jalan kota.

Tetapi bagian yang paling mengesankan dari peristiwa cuaca ini tidak berakhir di situ. Dalam video yang diposting di situs jejaring sosial, Anda dapat melihat orang-orang menggunakan hujan es yang jatuh untuk mencampur minuman. otoritas Indonesia segera Melarang menelan es Karena mereka membahayakan kesehatan masyarakat. Air di daerah ini sebenarnya sangat tercemar.

Jika konsumsi benar-benar dilarang, Karena tingginya tingkat polusi di daerah tersebut. Pertanyaan ini segera diselesaikan oleh para ahli. “Tentu saja tidak dianjurkan meminum es yang jatuh dari langit”, Pakar lingkungan Surabaya, Dr Risky Amalia Paragwan, (Institut Teknologi Cebu November) mengatakan, Selasa.

Menurutnya, berasal dari hujan es Ada banyak bahan kimia berbahaya jika dikonsumsi secara langsung. Mereka berasal dari penguapan air permukaan dari air laut, sungai, danau dan lain-lain. “Mungkin ada polusi Pembuangan limbah dan lainnya”, kata dr. Risky. “Penguapan air hujan juga mengandung campuran gas pencemar udara, misalnya cerobong asap industri, kendaraan bermotor dan lain-lain. “Ada banyak sulfur dioksida (SO2), karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO),” tambahnya.

READ  Sedikitnya 27 orang tewas, termasuk beberapa mahasiswa

Ada juga sungai dan air laut yang bergejolak Banyak kontaminan seperti virus dan bakteri patogen. Dengan campuran tersebut maka pH air hujan menjadi sangat rendah, asam dan tidak layak untuk dikonsumsi. Fenomena ini juga menyebabkan hujan asam di perkotaan pada umumnya. Konsumsi air hujan di Surubaya sangat dibatasi, termasuk hujan es. Karena air hujan “bebas polusi”, tutup Dr. Risky Amalia Paraguan.

Selim Yazici

"Internetaholic yang tak tersembuhkan. Spesialis bir pemenang penghargaan. Pakar perjalanan. Analis tipikal."

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Read also x