× Informasi Covid-19 di Indonesia 19/09/2020  
Connect with us

Organisasi

Merdeka Belajar Perlu Dibina

Published

on

Sosialisasi Merdeka Belajar dilaksanakan di SDN 1 Cipicung Kecamatan Banyuresmi, Kamis (23/1/2020).

GARUT, EKSKUL NEWS – Bahasan mengenai “merdeka” pembelajaran yang dilaksanakan di SDN 1 Cipicung Kecamatan Banyuresmi telah usai. Sebanyak 7 sekolah dasar berikut utusan PGRI, K2s, Ketua Kwaran Banyuresmi, Perwakilan dari polsek, dan 90 orang guru pengajar turut mengikuti bahasan tersebut dalam rangka pembinaan sosialisasi merdeka pembelajaran yang dilaksanakan di gugus 4 wilayah UPT Banyuresmi, Kamis (23/1/2020).

Korwil Banyuresmi dan Korwas Banyuresmi berikut Ketua Kwaran Banyuresmi menyampaikan bahwa bahasan yang harus dilakukan sesuai anjuran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu kompetensi berbasis karakter yang terdiri dari beberapa bidang.

Keterampilan pola mengajar yang harus dilakukan para pengajar adalah metode bahasan yang biasa dipergunakan tinggal memaksimalkan cara penyampaian guru pada muridnya lebih akurat dan fleksibel. Kemudian poin berikutnya pembinaan berbasis karakter komunikasi yang kritis di mana materi yang disampaikan guru menjadikan arahan untuk kemajuan murid dengan kerja sama antara guru di sekolah dan orang tua yang harus selaras agarpola penerapan pendidikan lebih cepat tercapai kemudian keterampilan konseling.

“Di Banyuresmi baru sebagian yang ada guru bagian konseling (BP) dan diharapkan di tiap sekolah harus ada konseling untuk memudahkan penyelesaian permasalahan yang timbul sehingga bagi guru yang mengajar bisa tetap melakukan pembelajaran dan permasalahan di sekolah di selesaikan oleh guru konseling dan kepseknya,” katanya.

Kemudian, kemampuan mengintegrasi dari seorang guru harus bisa menghasilkan murid yang kreatif dan tidak monoton. Setiap pelajaran yang diberikan lebih mengena dan para murid jadi lebih paham dan hafal akan kebenaran pelajaran yang disampaikan gurunya.

“Yang terakhir pemahaman berbasis teknologi di mana saat ini IT menjadi panutan kalangan masyarakat untuk lebih maju dan mengetahui perkembangan lebih cepat. Di sini para guru harus dapat memberikan pemahaman yang lebih selektif karena penerapan teknologi sangat penting, tapi di mana harus memberikan pengertian sesuai kapasitas, sekolah,umur, tempat, serta kegunaan sesuai peruntukan dan keperluan,” lanjutnya di tempat yang sama saat ditemui

Ketua pelaksana sosialisasi merdeka belajar di gugus 4, Ujang Supiadin, S. Pd. berharap program ini bisa dicapai dengan kesungguhan dan profesional.

“Sehingga pemantapan yang kita laksanakan ini memberikan pembelajaran berharga bagi para guru agar dapat mencetak murid sebagai kader bangsa yang lebih maju untuk bangsa ini,” pungkas kepala SDN Bagendit sekaligus FKPM Komdik di wilayah Banyuresmi itu. (Suradi).

2,532 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × two =

Tren