Connect with us

Inovasi

Expo UMKM Universitas Djuanda Munculkan Produk Kreatif Ala Mahasiswa

Published

on

Mahasiswa berbondong-bondong membeli produk UMKM hasil mahasiswa Universitas Djuanda, Sabtu (18/1/2020).

BOGOR, EKSKUL NEWS – Dengan penuh semangat, beberapa mahasiswa Universitas Djuanda ikut serta mengenalkan dan menjual produknya di expo produk Usaha Mikro Kreativitas Mahasiswa (UMKM). Expo ini digelar di Lobi Gedung F Universitas Djuanda, Sabtu (18/1/2020).

Menurut ketua pelaksana, Siti Sarah Ramadhani, expo ini merupakan program kerja pertama BEM Fakultas Ekonomi periode 2019-2020 dan menjadi ajang meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam berwirausaha.

“Expo ini kami bagi menjadi dua sesi. Ada 24 peserta, 12 pada sesi 1 dan 12 pada sesi 2,” terang Sarah.

Dalam expo ini terlihat produk-produk kreatif hasil mahasiswa Universitas Djuanda yang dikenalkan serta dijual kepada para pengunjung expo, mulai dari dosen, mahasiswa, bahkan karyawan Universitas Djuanda.

“Bersyukur banget ya, karena yang awalnya mempromosikan produk di kelas aja, sekarang dengan adanya acara ini bisa lebih mempromosikan produk-produk kita di luar,” kata Widia Rahmadienengsih kepada Ekskul News, Sabtu (18/1/2020).

Lanjut Widia, dalam pemasaran produk yang bernama “Chuba & Bakery” ini, ia dan timnya memasarkan secara face to face.

Widia dan tim Chuba & Bakery.

“Jadi kami keliling. Mau beli atau enggak. Alhamdulillah banyak yang beli. Chuba memang tahan lama dan roti memang enak,” lanjutnya.

Produk-pruduk kreatif yang diinisasi oleh mahasiswa Universitas Djuanda tidak hanya itu. Di expo ini semua produk hasil mahasiswa sangat kreatif dan inovatif.

Hasil pantauan Ekskul News, ada produk yang tidak biasa ditemukan, yakni Roti Rujak Goreng. Isi dari roti ini tidak lagi dengan coklat, stroberi, kacang, ataupun isi lain yang sering dikunjungi di pasaran.

Tariq Furqan Al Mujaddid dan tim Roti Rujak Goreng.

“Pertamanya iseng dan berkreasi aja. Saya pikir roti sekarang kebanyak itu isinya coklat, atau yang sejenisnya. Nah, intinya sata ingin sesuatu yang aneh dan unik. Maka rujaklah isinya. Ketika testing itu emang enak. Dirujaknya ada kedondong, mangga, jambu, dan lainnya,” jelas Toriq Al Mujaddid.

Produk kreatif lain yang diiniasi mahasiswa di expo ini di antaranya Pabu SPD, Cireng Tahu, Teri Crispy, Bobiboki, Naga Sari, dan sebagainya.

Selain untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas, menurut Tabib, karwayan Universitas Djuanda, acara expo ini sangat seru dan suka.

“Satu seru. Kedua menumbuhkan kreativitas mahasiswa dan menumbuhkan  jiwa kewirausahaan. Saya yang hobi makan suka dengan kaya gini,” pungkasnya. (MHT).

1,255 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 1 =

Tren