Connect with us

Kegiatan

Alumni Ponpes Al-Qudsiyyah Gelar Reuni dan Santunan Anak Yatim

Published

on

GARUT, EKSKUL NEWS – Bertempat di kampus utama Pondok Pesantren Al-Qudsyyah Kampung Campaka, Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut acara reuni akbar yang ke- 2 serta haul ke-8 pendiri Pondok Pesantren Al-Qudsiyyah K.H. Entoy Abdullah dan santunan anak yatim dilaksanakan. Pelaksanaan reuni tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menyamakan visi misi di antara para alumni dalam menebarkan kebaikan yang berkiprah kepada ahlussunnah waljamaah, Sabtu (11/1/2020.

Hadir dalam acara tersebut Camat Kecamatan Sukaresmi, Kapolsek Sukaresmi, Kepala Desa Sukalilah Asep Haris, para tokoh agama setempat, para tokoh masyarakat, para orang tua, para santri dan santriwati Pondok pesantren Al-Qusaiyah.

Ketua panitia pelaksana Reuni Akbar-2 Tetep Abdurahman yang merupakan Alumni Al-Qudsiyyah angkatan 3 menuturkan kepada Ekskul News, bingkaian HIMMAH atau himpunan alumni Al Qudsiyyah ditonjolkannya lebih kepada potensi siswa baik itu dari intelektualnya, ekstrakurikulernya, maupun tahfidz Alqurannya.

“Kita menyelenggarakan karantina tahfidz Alquran dan alhamdulillah kita mendapatkan apresiasi. Kita juga di acara puncak memberikan santunan kepada anak yatim. Semoga berkah dan bermanfaat,” katanya dan diaamiinkan oleh Dedi Mulyana Ketua HiMMAH yang saat ikut mendampingi Tetep.

Lnjut Tetep, Program unggulan dari Ponpes Al-Qudsiyyah Tahfidz Alquran, kreasi seni dan bahasa.

“Maka dari itu kita melaksanakan rangkaian acara di reuni ini untuk lebih lagi mengasah potensi anak anak lewat penampilan mereka agar lebih baik lagi,” lanjut dia.

Pimpinan ponpes Al-Qudsiyyah K.H. Asep Nurdin, M.A. menjelaskan, reuni ini sebetulnya atas prakarsa para alumni Al-Qussiyyah yang telah berjibaku dalam mengemas acara yang sedemikian apik sehingga berjalan lancar.

Ucapan terima kasih dilontarkan oleh K.H. Asep Nurdin kepada para alumni yang telah bekerja keras dalam syiar islam dan membantu anak yatim.

“Tidak lupa kepada para donatur Mubin Amrulloh dan lainnya yang telah menyisihkan sebagian rezekinya bahkan ada donatur yang saya sendiri tidak kenal tapi telah rela memberikan sepatu yang menurut saya sangat mahal untuk diberikan kepada anak yatim,” tutur Asep.

Acara reuni ini adalah momen yang sangat penting. Selain dalam rangka silaturahim juga untuk memperkuat ukhuwah.

“Berharap jangan sampai berhenti sampai di sini untuk terus memotivasi anak-anak dan juga untuk bisa memberikan kontribusi untuk kehidupan sesama manusia,” imbuhnya. (Riyadi).

3,113 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × five =

Tren