Connect with us

Organisasi

Bunda Literasi Kecamatan se-Kab. Garut Resmi Dilantik

Published

on

GARUT, EKSKUL NEWS – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Garut menggelar acara Sosialisasi Gerakan Literasi dan Pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Se-Kabupaten Garut di Gedung Pendopo Garut Kamis 21/11/2019 Sebanyak 42 istri Istri camat se-Kabupaten Garut dikukuhkan dan dilantik sebagai Bunda Literasi Kecamatan oleh Diah Kurniasari selaku Bunda Literasi Kabupaten Garut.

Saat membuka Acara Literasi Wakil Bupati Helmi Budiman dalam sambutannya mengatakann , kunci negara maju adalah adanya perpustakaan yang memadai untuk melayani masyarakat dan berfungsi sebagai inklusi sosial itu sebabnya “Gerakan Literasi merupakan investasi yang sedang kami tanamkan untuk masyarakat Garut agar berguna dimasa depan,ungkapnya pula sosok Bunda literasi di tiap kecamatan bisa menjadikan panutan sekaligus contoh untuk masyarakat sekitar dengan.pola yang berbeda agar gemar membaca dan bisa menghasilkan hal.positif bernilai ekonomi yang lebih maju dari hasil bacaanya dan memajukan pola berkehidupan pemikiran yang bisa menunjang untuk lebih menghasilkan masyarakat yang punya pemikiran Luas ,dan berkualitas
Selamat melaksanakan program literasi di daerahnya masing-masing” ucap dr. Helmy Budiman.

Di tempat yang sama Diah Kurniasari menyampaikan bahwa keberadaan bunda literasi di tiap kecamatan sangatlah penting untuk mendongkrak dan pendorong budaya baca di tiap daerah. “Setelah ini saya instruksikan bunda literasi kecamatan agar melantik bunda literasi desa dan kelurahan agar program Literasi ini bisa mencapai ke pelosok pelosok Agar memastikan ketersediaan bahan bacaan untuk masyarakat di setiap kecamatan segera terpenuhi dan kemajuan di tiap wilayah karena dengan membaca dapat terlihat dikala situasi kesenjangan dalam kemajuan pembangunan, mental dan keberagaman dalam menerima perubahan bisa menghasilkan masyarakat yang berkualitas ungkap Diah.

Untuk mengawali itu semua, tambahnya beliau berharap disetiap rumah bunda literasi kecamatan harus ada perpustakaannya, untuk memastikan virus baca tersebar, dan hal yang paling utama adalah dimulai senang membaca dari keluarga kita sendiri

Lisnawati selaku kepala Dispusip Garut bersyukur acara bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan. “Alhamdulillah acara pelantikan bunda literasi untuk kecamatan se-Kabupaten Garut hari ini berjalan dengan lancar,”

Ia berharap, bunda literasi di tiap kecamatan dapat segera bersinergi dengan para pegiat literasi setempat untuk dapat melaksanakan program-program yang menunjang akan budaya baca di daerah semakin tinggi dan menyebar supaya hal hal positif dari bacaanya bisa membuat program kemajuan untuk dirinya dan kebutuhan Lingkungan masyarakat dimana dia bisa mengembangkan reinkarnasi hasil bacaan nya dapat di rasakan untuk kemajuan bangsa ini sebagai pendamping program pemerintah pihak BPR Intan Jabar (Bank BIJ) luncurkan “Kolecer

Dengan Visi menjadi BPR yang sehat , kuat dan terpercaya sebagai mitra strategis masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan serta Misi, Bersama masyarakat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian daerah menjadikan PT BPR Intan Jabar sebagai sumber pendamping perekonomian di daerah.

Peran PT BPR Intan Jabar (Bank BIJ) yang telah memiliki 7 Kantor Cabang Utama dan 5 Kantor Kas, selama ini telah berkiprah meramaikan bursa perbankan di kabupaten Garut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Salah satu bentuk peran nyata PT BPR Intan Jabar (Bank BIJ) dengan menjadi pelopor pembuatan Kotak Literasi Cerdas (Kolecer) yakni Box penyimpanan buku untuk nanti dipergunakan di perpustakaan- perpustakaan yang ada di kecamatan maupun di desa-desa untuk kedepannya nya

Berkaitan dengan hal tersebut, Direktur Operasional PT BPR Intan Jabar (Bank BIJ) Dani Hadian, saat di temui awak media di kantornya, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengatakan pembuatan Kolecer ini adalah sebagai bentuk dukungan atas program pemerintah untuk kemajuan pola pikir dan wawasan yang profesional sampai ke daerah. (Suradi/oky).

442 kali dilihat, 20 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 1 =

Tren