Connect with us

Inovasi

Konselor and Trainer, Mea Suherman : Dobrak Mendidik dengan Metode SSQ

Published

on

GARUT, EKSKUL NEWS – Pendidikan merupakan sumber penguat kemajuan dalam berbagai bidang, baik itu bidang kesehatan, bidang sosial, bidang pengetahuan, tak ketinggalan bidang pendidikan. Pendidikan ini adalah gerbongnya segala hal yang berkaitan dengan maju mundurnya suatu negara, pendidikan menjadi urat nadi sentral vital pemerintah dalam membangun suatu negara menuju masa yang akan bersinar . Bidang inilah bisa menjadi kekuatan cara berpikir, cara bertindak bahkan dengan pendidikan bisaa merubah cara pandang seseorang ke masa yang lebih maju.

Begitu juga diberbagai negara maju pendidikan dijadikan kekuatan yang tajam ketimbang bidang yang lain, bahkan negara diberbagai negara menjadikan pendidikan menjadi sebuah jaminan untuk majunya suatu negara. Beberapa negara Islam menjadikan pendidikan basis agama menjadi sumber kekuatan kurikulum, bahkan menjadikan ajaran Islam dari zaman ke zaman tak bisa ditnggalkkan atau di abaikan, pendidikan berbasis Al-Qur’an dan Al-Hadits inilah yang menjadi kekuatan pendidikan, baik pendidikan di keluarga, sekolah, formal ataupun non formal.

Metode Syair Syiar Qolbu ( SSQ ) inilah yang harus dikembangkan oleh kita sebagai pendidik , SSQ merupakan aplikasi Al-Quran dan Al-Hadits , menanamkan kepada siswa baik dari tingkatan dasar sampai ke perguruan tinggi, landasan inilah yang selama ini terlupakan, melalu metode inilah hat yang membeku, emosi yang selalu membara, emosional yang tak terkendalikan semuanya berdamai dan bisa adem bagi kita semua. Kejuaraan Al-Quran inilah menjadi dorongan nilai religius, nilai ketaatan, nilai kepatuhan, nilai saling menghormati dan menghargai. Ssq harus kita kembangkan , harus kita tanamkan kepada para generasi muda .

Bahkan melalui metode inilah bisa membangkitkan rasa cinta kita terhadap Allah SWT dan Baginda Rasulullah SAW. Ketakwaan yang kuat, hati yang tentram, pandangan yang akurat hanya milik maha pencipta diri kita semata. Sikap inilah yang selama ini hampir terabaikan oleh para generasi muda, generasi emas tidak akan melebur begitu saja, jika kita semua khususnya para pendidik mengedepankan nilai religius yang intensif dan terpadu dengan segala hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia di dunia indah ini.

Takkan heran jika penerus perjuangan pendidikan dikemudian hari dipersiapkan dari sekolah dasar bahkan sampai perguruan tinggi. Saatnya kita melesat kepermukaan dan berpacu dengan sikap dan akhlak demi tabungan kita dimasa yang akan datang. (Riyadi)

2,733 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 2 =

Tren