Connect with us

Sekolahku

Semangat di Bulan Kelahiran Nabi, SDN Sukanagara da SDN Cibadak 3 Peringati Maulid Nabi

Published

on

TANGERANG, EKSKUL NEWS – SDN Sukanagara dan SDN 3 Cibadak memperingati Hari Maulid Nabi serta belajar sehari di luar kelas yang dilaksanakan di halaman  SDN Sukanagara yang berada di Kampung Sukanagara RT 07/01 Kec. Cikupa Kabupaten Tangerang, Kamis (7/11/2019).

Kepala SDN Sukanagara Iyet Wiluyasih melalui Nurhayati, S.Pd. guru kelas IV menjelaskan bahwa kegiatan ini selain untuk memeperingati Hari Maulid Nabi, juga menananmkan jiwa berakhlakulkarimah pada anak-anak dan terciptanya anak-anak yang berakhlak mulia, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. yang bisa di tiru ,kedepan nya mudah – mudahan lebih di tingkatkan lagi “papar nya

“Masyarakat di sini juga perannya sangat penting, jadi SDN Sukanagara ini hayu gabung dengan SDN Cibadak 3 merayakan Hari Maulid Nabi dengan tujuan untuk kebersamaan agar masyarakat berperan aktif juga karena kaitannya sangat erat dengan dunia pendidikan,” tegas Nurhayati.

Di tempat yang sama, Slamet Munajat, S. Pd. berharap, kedepannya acara pertama kali yang diadakan oleh SD Sukanagara dan Cibadak menjadi contoh bagi sekolah-sekolah (SD) lain ,agar setiap SD di Kecamatan Cikupa juga bisa memperingati hari besar kelahiran baginda nabi besar Muhammad SAW.

“Memperingati Hari Mualid Nabi Muhamad supaya memberikan pengingat kepada anak-anak bahwasanya ini adalah salah satu kelahiran sosok yang harus kita panut, pemimpin besar umat Islam contoh dari segala contoh agar teman-teman dan seluruh peserta didik dari SDN Sukanagara dan SDN Cibadak mengetahui terlebih dahulu siapa sosok baginda nabi dan dilahirkan pada hari apa, bulan apa, harapannya seperti itu mengenalkan kepada anak-anak sosok baginda nabi,” kata Slamet.

Acara hari ini sudah lumayan bagus, dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, sesepuh agama dan tadi juga mengundang salah satu kyai ulama besar NUI dari Balaraja untuk memberikan tausiah dan dilanjutkan dengan beberapa penampilan anak-anak, seperti marawis, rebana, dan lainnya,” pungkasnya. (Marwan/Wiji Lastini).

244 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + two =

Tren