Connect with us

Organisasi

FPSH HAM Kabupaten dan Kota Bogor Bersinergi

Published

on

Foto bersama : Kanwil Kemenkumham Provinsi Jawa Barat, Bagian Hukum Kota Bogor, FPSH HAM Jawa Barat, FPSH HAM Kabupaten Bogor, FPSH HAM Kota Bogor, dan perwakilan FPSH HAM Tasikmalaya, Minggu (22/92019).

BOGOR, EKSKUL NEWS – Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM (FPSH HAM) Kabupaten dan Kota Bogor menggelar kegiatan bersama dalam rangka silaturahmi dan penguatan FPSH HAM kabupaten dan kota yang digelar di ruang rapat Paseban Sri Baduga Balaikota Bogor, Minggu (22/9/2019).

Dalam giat ini, hadir pula Hasbullah Fudail sebagai perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat sekaligus Tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat, Roni Ismail Bagian Hukum Kota Bogor, FPSH HAM Jawa Barat, FPSH HAM Kabupaten Bogor, FPSH HAM Kota Bogor, dan perwakilan dari FPSH HAM Tasikmalaya.

“Momentum ini adalah sebuah kehormatan, oleh karena itu, adik-adik saya berharap dalam acara ini adik-adik bisa menyimak, mengikuti, dan akhirnya bisa membawa bekal untuk pegangan atau rujukan bagi FPSH HAM atau pun bangsa ini,” kata Hasbullah saat memberikan sambutan.

Hasbullah juga berharap, kegiatan ini menjadi langkah awal para pengurus FPSH HAM untuk menggapai cita-cita.

“Tidak hanya cita-cita kita saja secara pribadi, melainkan cita-cita FPSH HAM agar bisa go nasional,” tuturnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Roni Ismail mengatakan bahwa menumbuhkan kesadaran hukum harus dimulai dari diri sendiri.

“Jangankan untuk orang lain kalau diri kita sendiri belum sadar hukum. Jadi, yang terpenting adalah memulai dari diri sendiri untuk sadar hukum,” ucapnya.

Menurut Roni Ismail, pemerintah Kota Bogor pada dasarnya mendukung penuh keberadaan forum ini. Bahkan, rencananya forum ini akan dilantik pada awal Oktober mendatang.

“Mungkin ke depan untuk pelantikan Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kota Bogor insya Allah akan dilakukan di dalam agenda apel pagi. Insya Allah mungkin akan dilakukan di awal Oktober dan kami nanti akan mengundang dari Kanwil Kemenkumham Jawa Barat untuk rangkaian pelantikannya. Mudah-mudah nanti setelah pelantikan ada kegiatan-kegiatan yang bisa kita kolaborasikan,” terang Roni.

Roni berharap, keberadaan forum ini tidak hanya berada di tingkat kota, tetapi terdapat juga di tingkat sekolah agar komunikasi di antara sekolah semakin terjalin dan tidak ada lagi tawuran pelajar antar sekolah.

“Diharapkan semuanya menjadi calon pemimpin bangsa ini,” lanjutnya.

Roni juga memohon maaf karena Kabag Hukum Kota Bogor tidak bisa hadir pada kegiatan silaturahmi dan penguatan FPSH HAM ini.

Helmi Febriana Ardiansyah yang menjadi perwakilan dari FPSH HAM Jawa Barat dalam kegiatan ini ia memberikan materi desain grafis. Menurutnya, desain grafis sangat penting dalam sebuah organisasi akan menjadi alat komunikasi bagi organisasi.

“Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat dan saya menilai kegiatan ini banyak pembelajaran yang bisa diambil dan diterapkan dalam organisasi,” kata Helmi.

Sebagai Korwil FPSH HAM Kabupaten Bogor, Muhamad Husni Tamami menilai kegiatan sinergi ini harus terus dilakukan agar antara FPSH HAM Kabupaten dan Kota Bogor bisa menjalin hubungan dengan baik dan bisa berkolaborasi dalam berbagai kegiatan.

“Ini memang kegiatan kolaborasi pertama, tapi saya ingin kabupaten dan kota terus melakukan kolaborasi karena dengan kolaborasi kita bisa saling melengkapi satu sama lain,” ungkap Husni.

Tidak hanya Korwil FPSH HAM Kabupaten Bogor saja, Rina Korwil FPSH HAM Kota Bogor juga menanggapi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus ditingkatkan lagi perencanaannya.

“Tapi kegiatan hari ini alhamdulillah sukses dilaksanakan dan terima kasih kepada semuanya yang sudah membantu kegiatan ini terutama Pemerintah Kota Bogor melalui bagian hukum yang sudah memfasilitasi kegiatan ini,” terang Rina.

Kegiatan silaturahmi dan penguatan ini tidak hanya dilakukan di dalam ruangan saja seperti materi desain oleh tim desain FPSH HAM Jawa Barat, diskusi, dan penguatan pengurus, tetapi kegiatan ini juga terdapat aksi kolaborasi turun ke jalan di sekitar istana dan balaikota. Aksi tersebut di antaranya aksi kebersihan, aksi pengurangan sampah plastik,  aksi sosialisasi FPSH HAM, aksi sadar berlalu lintas, dan aksi toleransi.

Aksi Pengurangan Sampah Plastik dengan Botol Tumbler di Sekitar Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (22/9/2019).

“Sangat baik dan bermanfaat sesuai dengan tema yang diambil yaitu silaturahmi dan penguatan FPSH HAM kabupaten dan kota. Apalagi tadi langsung melaksanakan aksi yang memberikan kesempatan untuk menampilkan diri di masyarakat,” kata Satria Muslim, ketua FPSH HAM Kabupaten Bogor.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Achyar Sholihin Hasibuan ketua FPSH HAM Kota Bogor. Achyar menilai kegiatan ini sangat bagus dan berharap dijadikan agenda rutin bagi FPSH HAM Kabupaten dan Kota Bogor.

“Mudah-mudahan agenda kegiatan ini terus bakalan ada, biar di antara kami juga bisa jaga tali silaturahmi yang dari kabupaten dan kota sama-sama saling tukar pendapat kaya tadi dan intinya aksi FPSH HAM untuk sosialiasi kepada masyarakat tentang kesadaran hukum dan HAM,” harapnya. (MHT).

Aksi Sosialisasi FPSH HAM pada Pelajar di Sekitar Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (22/9/2019).

Aksi Kolaborasi di Sekitar Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (22/9/2019).

 

1,645 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 2 =

Tren