Connect with us

Sekolahku

SDN Sukarasa 1 Menuju Sekolah Sehat

Published

on

GARUT, EKSKUL NEWS – Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun oleh Dinas Kesehatan yang bekerja sama dengan sekolah-sekolah baik SD maupun SMP, salah satunya SDN Sukarasa 1 Kecamatan Samarang, Garut.

Pelaksanaan Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah penyakit campak rubella atau rubella sindrom kongenital dan kegiatan ini biasa dilakukan antara bulan Agustus dan September.

Kepala SDN Sukarasa 1 Maman Suparman, S.Pd. mengatakan bahwa kegiatan imunisasi ini merupakan kerja sama antara puskesmas dengan sekolah di mana pencegahan campak rubela ini sangat diperlukan agar anak-anak bisa punya kekebalan dan kekuatan dalam tubuhnya untuk menghadang penyakit.

“Ditambah lagi dengan cuaca yang tidak begitu bersahabat,” tuturnya, Selasa (13/8/2019).

Pencegahan suntik campak ini dilakukan secara bergilir ke setiap sekolah. SDN Sukarasa 1 sendiri dari 353 siswa hanya 61 orang saja yang disuntik campak rubela, karena faktor Usia.

“Sebagai kepala sekolah menginginkan anak-anak murid kami sehat karena sesuai dengan ungkapan ‘kami datang untuk belajar, kami pulang membawa ilmu’,” ungkap Maman.

Masih dikatakan kepala sekolah bahwa kegiatan pencegahan yang dilakukan bergilir ke tiap sekolah ini diharapkan bisa lebih bermanfaat kepada para murid dan orang tua di lingkungan masyarakat.

Dukungan orang tua murid pun untuk kegiatan ini patut diacungi jempol seperti dikatakan Aminah salah satu orang tua murid.

“Kami sebagi orang tua murid sangat terbantu sekali dengan program ini. Anak-anak kami bisa lebih terjaga dari penyakit campak rubela ini sehingga kami bisa sedikit tenang,” pungkasnya.

Laporan : Suradi MakmurGARUT, EKSKUL NEWS – Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun oleh Dinas Kesehatan yang bekerja sama dengan sekolah-sekolah baik SD maupun SMP, salah satunya SDN Sukarasa 1 Kecamatan Samarang, Garut.

Pelaksanaan Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah penyakit campak rubella atau rubella sindrom kongenital dan kegiatan ini biasa dilakukan antara bulan Agustus dan September.

Kepala SDN Sukarasa 1 Maman Suparman, S.Pd. mengatakan bahwa kegiatan imunisasi ini merupakan kerja sama antara puskesmas dengan sekolah di mana pencegahan campak rubela ini sangat diperlukan agar anak-anak bisa punya kekebalan dan kekuatan dalam tubuhnya untuk menghadang penyakit.

“Ditambah lagi dengan cuaca yang tidak begitu bersahabat,” tuturnya, Selasa (13/8/2019).

Pencegahan suntik campak ini dilakukan secara bergilir ke setiap sekolah. SDN Sukarasa 1 sendiri dari 353 siswa hanya 61 orang saja yang disuntik campak rubela, karena faktor Usia.

“Sebagai kepala sekolah menginginkan anak-anak murid kami sehat karena sesuai dengan ungkapan ‘kami datang untuk belajar, kami pulang membawa ilmu’,” ungkap Maman.

Masih dikatakan kepala sekolah bahwa kegiatan pencegahan yang dilakukan bergilir ke tiap sekolah ini diharapkan bisa lebih bermanfaat kepada para murid dan orang tua di lingkungan masyarakat.

Dukungan orang tua murid pun untuk kegiatan ini patut diacungi jempol seperti dikatakan Aminah salah satu orang tua murid.

“Kami sebagi orang tua murid sangat terbantu sekali dengan program ini. Anak-anak kami bisa lebih terjaga dari penyakit campak rubela ini sehingga kami bisa sedikit tenang,” pungkasnya.

Laporan : Suradi Makmur

832 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − eight =

Tren