Connect with us

Organisasi

Luaskan Kesadaran Hukum HAM Bagi Pelajar, FPSH HAM Go Nasional

Published

on

Foto bersama usai pelantikan FPSH-HAM Jawa Barat oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Gedung Sate pada Kamis (25/28/2019).

BANDUNG, EKSKUL NEWS – Jawa Barat merupakan role model pembinaan kesadaran hukum dan HAM bagi pelajar. Pasalnya, di provinsi yang memiliki 27 kabupaten/kota ini sudah terbentuk forum yang peduli dengan kesadaran hukum dan HAM di kalangan pelajar, yakni Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM (FPSH-HAM).

Forum ini berdiri sejak tahun 2012 yang didasarkan karena kekhawatiran guru PPKn SMAN 27 Bandung terhadap perilaku pelajar yang makin menyimpan dari norma. Selain itu, sebagian pelajar SMAN 27 Bandung ada yang peduli dengan kondisi tersebut, sehingga pelajar tersebut membuat kelompok bernama Kelompok Pencinta PPKn bersama gurunya, Ida Suci Mandirisari. Inilah sebagai cikal bakal terbentuknya Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM.

Kelompok ini awalnya hanya berdiskusi seputar PPKn saja, karena pelajar Jawa Barat memiliki ide-ide brilian dan kreativitas yang tinggi, akhirnya pelajar SMAN 27 Bandung mengembangkan forum ini dengan dukungan kepala sekolah. Sebelumnya, nama forum ini hanya Forum Pelajar Sadar Hukum saja, lalu seiring berjalannya waktu diubah menjadi Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM. Sekarang forum ini bukan hanya sekedar berbicara soal PPKn saja, melainkan mulai bergerak dan menjadi pelopor kesadaran hukum dan HAM di tingkat pelajar. Selain itu, forum ini juga telah merancang dan melaksanakan program-program yang positif dan membangun karakter pelajar. Misalnya kegiatan terjun ke masyarakat untuk sosialisasi kesadaran hukum dan HAM, kolaborasi bersama pemerintah daerah, silaturahmi, giat Ramadhan, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Saat ini, FPSH-HAM sudah terbentuk di Provinsi Jawa Barat dengan SK Gubernur Jawa Barat Nomor 180 /Kep.1341-Disdik/2018. Tentunya pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat sangat mendukung keberadaan forum ini.

“Saya Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat mengajak para pelajar seluruh Jawa Barat mari kita disiplin waktu, tingkatkan kesadaran hukum dan HAM, terus tumbuhkan karakter pelajar Jawa Barat melalui Jabar Masagi yang inovatif, kreatif, dan kolaboratif untuk mewujudkan Jawa Barat yang juara lahir dan batin. Untuk itu, ayo semuanya bergabung menjadi bagian dari Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat,” ajak Ridwan Kamil dalam video produksi Humas Jabar.

Menurut Ida Suci Mandirisari yang merupakan perintis awal FPSH-HAM di SMAN 27 Bandung, ia mengatakan bahwa tujuan diadakannya forum ini adalah untuk membentuk karakter-karakter pelajar.

“Karakter itu paling penting. Maka dari itu, FPSH-HAM ini bertujuan untuk membentuk karakter pelajar. Semoga tujuan kami di forum ini bisa terwujud,” ungkap Suci, sapaan akrabnya, Jum’at (28/6).

Sementara itu, menurut Nandi ketua FPSH-HAM Jawa Barat, forum ini sedang menuju ke tingkat nasional. Nantinya forum ini akan menyebar di 34 provinsi dan seluruh kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

“Forum ini adalah forum yang luar biasa dan dengan cakupan Kemenkumhamnya yang memiliki realisasi dan kekompakan luar biasa semoga FPSH-HAM go nasional ini dapat ditiru dan diterapkan oleh provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Go nasional ini adalah mimpi kita, karena ada bebrapa forum juga seperti forum anak dan seterusnya yang sudah ada di tingkat nasional,” terang Nandi pada Sabtu (29/6) usai kegiatan Rapat Kerja Utama FPSH-HAM di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat.

Lanjut Nandi, Gubernur Jawa Timur juga merespon baik forum mengenai ini, namun masih mencari Duta Hukum-HAM/forum di Jawa Timur sejak 2017-2018, beberapa daerah di Jawa Timur ini sudah ada forum dan Duta Hukum-HAM. Selain itu, Gubernur Jawa Tengah juga menyambut positif dan sedang merencanakan forum ini.

“Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur representasi nasional,” singkatnya.

Selain Nandi, Hasbullah Fudail yang merupakan tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM juga menerangkan soal FPSH-HAM go nasional.

“Terkait FPSH-HAM go nasional, kita ingin segera terwujud. Kita ini dari bawah merangkak. Program yang kita usulkan memang proses dari bawah. Sampai sekarang pa gubernur sudah mendukung forum ini. Kita ingin ini jadi gerakan nasional, ini menjadi role model. Target kami sebelum hari HAM nanti sudah ada Peraturan Menteri (Permen) model pembinaan kesadaran hukum dan HAM seperti di Jawa Barat untuk dilakukan di tingkat nasional,” pungkasnya pada Sabtu (29/6) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat.

Perlu diketahui keberadaan forum ini sudah menyebar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, namun yang sudah dilantik hanya 8 kabupaten/kota. Sisanya sedang menuju pelantikan. Walau belum dilantik, sudah ada pengurus kabupaten/kota yang bergerak di forum ini.

Selain FPSH-HAM, Jawa Barat juga telah melahirkan ratusan Duta Hukum-HAM yang menyebar di daerah Provinsi Jawa Barat. Duta Hukum ini nantinya menjadi penyebar kesadaran hukum dan HAM bagi keluarganya, teman sebayanya, bahkan lingkungannya.

Laporan : MHT

5,539 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 4 =

Tren