Connect with us

Sekolahku

Haflatul Wada Yayasan An Nur Bangun Ilmu, Shodaqoh, dan Anak Sholeh

Published

on

GARUT , EKSKUL NEWS – Haflatul Wada dengan jumlah siswa MTs 274 MA 209 orang siswa MI 27 orang siswa dan RA 17 orang siswa dengan jumlah total yang di wisuda sebanyak 527 orang siswa yang mengambil lokasi dalam acara wisuda di halaman MTs An-Nur Pusat Malangbong Garut. Berbagai rangkaian acara dilakukan oleh yayasan An-Nur yang dikemas dengan sangat apik sehingga membuat para orang tua turut hanyut dalam perhelatan tersebut.

Hadir dalam pelepasan siswa/santri tersebut K.H.Deden Muhammad Ilyas B.A., S.Pd.I., M.Si. selaku ketua Yayasan An-Nur, Abdul Malik., S. Ag., M.Si. kepala sekolah MA An-Nur, ketua komite MA An-Nur Drs. Jafar Ismail, kepala Desa Mekarmulya Mumu Musthafa, kepala Desa Campaka Ade Kamaludin, Ruhian, M. Pd., Waka Ur. Kesiswaan SMPN 1 Malangbong, Babinsa Desa Mekarmulya selaku perwakilan dari Koramil Malangbong Sertu Deden Maruf, perwakilan dari Kapolsek Brigadir Cecep Chandra, dan para orang tua Ssiswa.

Sebagai ketua Yayasan An-Nur, K.H. Deden Muhammad Ilyas memimpin do’a dalam acara Haflatul Wada dan berharap semoga siswa/santri bisa berguna untuk dunia maupun akhirat.

“Jadilah mujahid lil Islam dan jadilah muwahid perjuangan seperti dalam mars An-Nur dan harus mengikuti mazhab ahlusunnah waljamaah juga jadilah anak yang berbakti sama orang tua dan berguna bagi agama dan negara,” pesannya.

Dina Munawaroh putri dari Halimah dan Asep yang di wisuda menuturkan dalam wawancara dengan Ekskulnews, ia bercita – cita ingin berbakti bagi kedua orang tuanya dan bermanfaat bagi semua orang.

“Saya begitu bangga menjadi salah satu bagian dari Pondok Pesantren An-Nur. Begitu banyak pengalaman yang didapat. Ucapan terima kasih kepada guru-guru yang telah mendidik hingga lulus. Tanpa mereka saya tidak tahu kedepannya akan seperti apa. Tidak lupa disampaikan juga kepada orang tua saya yang sudah mendidik saya dari kecil sampai sekarang yang tidak pernah mengeluh sedikitpun,” ungkapnya.

Lanjut Dina, ia juga mengucapkan terima kasih kepada teman-temannya yang telah memberikan semangat ketika ia terjatuh dan ingin menyerah, mereka yang selalu menasehati dirinya agar jangan menyerah apapun yang terjadi.

Dina berharap, semoga pesantren An-Nur semakin maju dan berkembang serta dapat melahirkan generasi muda penerus bangsa yang berkualitas.

“Saya ingat kata-kata guru saya bae teu lumpat asal ulah cicing, artinya tidak usah lari asal jangan diam. Orang lain tidak perlu tau seberapa berkualitasnya dirimu, kamu hanya perlu menjadi dirimu sendiri untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki kualitas yang tinggi untuk menggapai mimpimu. So? be your self,” ungkapnya sambil malu malu.

Demia Ainul Khofifah, hari ini tepatnya pada tanggal 12 juni 2019 ia mengakhiri studi di Madrasah Aliyah An-Nur Malangbong. Ia merupakan anak ke 2 dari Tatang Suryana dan Emay Mardiyah yang bercita-cita menjadi pengusaha sukses. Dirinya mengungkapkan hal yang sama dengan Dina. Demia pun mengajak adik-adik kelas terutama yang baru lulus SMP untuk turut merasakan dan meraih keberkahan dalam menimba ilmu di pesantren dengan ucapan ‘Mari mondok di An-Nur lain sakola tapi duakola’.

Sementara itu, kepala MA An-Nur, Abdul Malik menuturkan, seperti yang sudah diamanatkan oleh pimpinan pondok pesantren dan ketua harian An-Nur yaitu mengenai akidah akhlak dan tatakrama agar diterapkan di kehidupan sehari-hari.

“Saya atas nama pimpinan Madrasah Aliyah, kepada para lulusan tahun ini berpesan agar bisa menjadi manusia yang berguna dan bisa mengamalkan ilmu yang selama ini didapat selama mondok di pondok pesantren An-Nur. Adapun pesan yang disampaikan untuk lulusan Madrasah Aliyah An-Nur, jangan lupa tentang almamaternya perihal 3 prinsip yaitu, ilmu, shodaqoh, dan anak yang sholeh,” tutur Abdul Malik.

Tak lupa Abdul Malik juga meminta do’a kepada semua yang hadir, pada tanggal 20 Juli nanti Madrasah Aliyah An-Nur akan mengikuti KSM ( Kompetensi Sains Madrasah ) se-kabupaten di Uniga Garut sebanyak 12 orang.

“Semoga bisa membuahkan hasil yang memuaskan,” pungkasnya.

Laporan : Riyadi
Editor : MHT

3,916 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 3 =

Tren