Connect with us

Ekskul

Sabet Tiga Juara Satu, Pramuka SMPN 2 Cisarua Raih Juara Umum

Published

on

PRESTASI : Anggota Pramuka SMPN 2 Cisarua foto bersama dengan tiga piala juara satu dan juara umum.

BOGOR, EKSKUL NEWS -Dengan bangga dan bersyukur akhirnya Pramuka SMPN 2 Cisarua meraih juara umum dalam lomba Giat Ramadhan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Cisarua pada Sabtu, (25/5) di mushola SMPN 2 Cisarua, Jalan Adhijaksa Desa Leuwimalang Kecamatan Cisarua, Bogor.

Pasalnya, Pramuka SMPN  2 Cisarua mendapat juara satu dari tiga mata lomba, diantaranya lomba ceramah, kaligrafi, dan MHQ. Menurut pembantu pembina, Muhamad Rafi Haviun bahwa prestasi ini adalah hasil dari keringat dan kerja keras anggota Pramuka SMPN 2 Cisarua.

“Ya, ini semua berkat keringat dan kerja keras anggota kami. Alhamdulillah akhirnya kami bisa meraih juara umum ini. Semoga bisa bertahan dan terus meningkat lagi prestasi Pramukanya,” kata Rafi, sapaan akrabnya.

Rafi membeberkan kunci dari keberhasilan Pramuka SMPN 2 Cisarua dalam meraih juara umum di lomba Giat Ramadhan. Menurutnya, selama ia melatih, ia tidak pernah mengekang anak didiknya. Ia memberikan kebebasan untuk mengembangkan potensi yang ada pada anak didiknya.

“Kemarin saya kasih teks ceramah ke Bunga. Bunga ikut lomba ceramah. Alhamdulillah tidak disangka-sangka, akhirnya bunga bisa juara 1. Ini salah satu contoh dari cara melatih saya. Memberikan keleluasaan pada peserta didik, tapi tidak keluar dari ranah saya,” terangnya.

Tak hanya Rafi yang turut bangga, pembina Pramuka SMPN 2 Cisarua Yudistira Adi Nugraha pun ikut bangga dan merasaa bersyukur karena anak didiknya bisa berhasil meraih apa yang mereka inginkan.

“Sangat bahagia melihat anak-anak saya bisa menjadi juara umum. Ternyata latihannya betul-betul maksimal sehingga dapat juara 1 di tiga cabang lomba,” kata Yudi saat ditemui oleh Ekskul News.

Lanjut Yudi, harapan awalnya adalah juara 1 semua dari 4 mata lomba. Tapi bagi dirinya tidak masalah, yang penting anak didiknya sudah berusaha dan saat ini menjadi juara umum.

“Kami persiapan kurang lebih 10 hari. Kalau dilihat dari waktu, bagi saya ini kurang cukup. Dalam jangka 10 hari juga anak-anaknya tidak terus-terusan latihan, karena khawatir ketika pelaksanaan lomba anak-anaknya sakit,” jelasnya.

Yudi berharap, anak didiknya bisa lebih termotivasi lagi dan juaranya tidak lagi tingkat kwartir ranting, melainkan tingkat cabang, daerah, bahkan nasional.

“Mudah-mudahan dengan adanya prestasi ini bisa meningkatkan motivasi anak-anak kami dan bisa menarik minat bagi siswa-siswi lain yang belum ikut Pramuka,” pungkasnya.

Laporan : MHT

3,166 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − five =

Tren