Connect with us

Sosok

Kania, Wanita Inspiratif Asal Leuwikaung Rangkasbitung Sangat Peduli Pendidikan

Published

on

Kania saat mengajar dihadapan siswa-siswinya

LEBAK, EKSKUL NEWS – Sosok wanita dengan nama lengkap Nia Kaniasari atau biasa disapa Ibu Kania menjadi sosok inspiratif. Wanita kelahiran 7 November 1977 tersebut namanya sudah tidak asing lagi di dunia Pendidkan Anak Usia Dini ( PAUD ) dan Taman Kanak anak ( TK ) di Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Pasalnya, hampir seluruh waktunya di dedikasikan untuk dunia Pendidikan Anak Usia Dini dengan memimpin salah satu PAUD dan TK An-Nur yang beralamat di Kampung Leuwikaung Kelurahan Rangkasbitung Barat Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten.

Wanita yang pernah belajar di SDN IX Rangkasbitung tahun 1989, SMPN IV Rangkasbitung tahun 1992, SMAN 1 Rangkasbitung tahun  1995, PGTK UIA Jakarta tahun 2002, STKIP Setia Budhi Rangkasbitung tahun 2009, dan PG PAUD Universitas Terbuka tahun 2017 tersebut tergolong wanita yang tanpa lelah untuk memajukan dunia Pendidikan Usia Dini di Kabupaten Lebak. Hal tersebut terlihat dari hasil kerja kerasnya selama memimpin PAUD dan TK An – Nur dari tahun 2000 hingga saat ini mampu membawa PAUD/TK/MDTA An-Nur  menjadi salah satu sekolah usia dini yang sangat di perhitungkan baik tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan Provinsi. Hal itu dapat dilihat dari berbagai prestasi yang di raihnya baik dirinya, guru, maupun siswa dan siswinya dari mulai prestasi tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Saat dijumpai Ekskul News di ruang kerjanya pada Senin (13/5), Nia Kaniasari mengaku awalnya  tidak bercita-cita menjadi guru TK, namun berkat ajakan seorang sahabat akhirnya ia memutuskan terjun di dunia Pendidikan Usia Dinu hingga ia sangat tertarik dan tertantang untuk mengembangkan dan memajukan Pendidikan Usia Dini terutama pendidikan karakter anak usia dini.

“Alhamdulillah, meski PAUD,TK, dan MDTA An-Nur Leuwikaung Rangkasbitung tergolong salah satu sekolah baru dan sederhana, namun perkembangan kemajuannya semakin meningkat. Hal itu berkat kerja keras semua pihak, baik guru, siswa-siswi, maupun orang tua siswa,” paparnya.

Ucapan terima kasih disampaikan olehnya kepada semua pihak terutama guru dan pendamping yang sudah mengeluarkan tenaganya maupun pikirannya untuk mewujudkan cita-cita sekolah dan memajukan Pendidikan Anak Usia Dini.

“Menurut saya, pendidikan karakter usia dini sangat penting terlebih di era globalisasi dan computerisasi saat ini. Jika anak-anak tidak dibekali pendidikan karakter yang kuat sejak dini, saya khawatir kedepannya generasi bangsa ini akan semakin terpuruk,” pungkasnya.

Laporan : Rai Kusbini

998 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − fifteen =

Tren