Connect with us

Inovasi

Budaya Menguatkan Ilmu Kesuksesan Pendidikan di Kabupaten Sukabumi

Published

on

SUKABUMI, EKSKUL NEWS – Contextual Teaching and Learning (CTL) Sebagai implementasi Kurikulum 2013 Sekolah Dasar, SPMI Kabupaten Sukabumi di pamerkan dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan mengusung tema ” Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan” menjadi momentum Kabupaten Sukabumi. Acara berlangsung tepatnya di Lapang Desaint Cikembang di isi dengan berbagai kegiatan baik dari penampilan siswa- pramuka dan pemberian dosprez bagi siswa,Kamis (02/05/19).

Kegiatan rutin tiap tahun Hardiknas setiap tanggal 2 bulan mei, di tingkat Kabupaten Sukabumi peringatan dilaksanakan di Lapangan SDN Model Cikembang Kabupaten Sukabumi di hadiri ribuan guru dan murid. Di samping itu memamerkan hasil karya inovasi setiap sekolah.

Buati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan kepada ekskulnews.com bagaimana sistem pendidikan di khususnya di Kabupten Sukabumi pencapaianya sejauh mana kemudian persoalan-persoalan yang dihadapi. sehingga bagi kita semua tentunya pandangan ke depan dengan perkembangan jaman teknologi.

Bupati berpesan tidak boleh hilang budaya dimana anak ini di besarkan atau di didik sehingga ketika mereka mempunyai suatu kemampuan pendidikan keumuman yang tinggi tentunya nilai budaya tetep membawanya.

” Setiap Hari Pendidikan harus terus mengevaluasi untuk mempersiapkan anak-anak kita ke depan sehingga bagaimana memajukan pendidikan yang menguatkan kebudayaan ini menjadi satu catatan. Semakin ilmunya tinggi suatu anak berkembang kemanapun ia pergi tetap kehidupan budayanya tidak lupa dimana dibesarkannya,” katanya.

Sebagai pendidik dan orang tua harus terus lebih inovator, inovasi berpemikiran maju ke depan karena tantangan ke depan ini tidak mudah,” pesan bupati.

Kadis Pendidikan Kabupaten Sukabumi Mohamad Solihin menambahkan sesuai tema menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan jadi kita lebih menitik beratkan pendidikan dasar, sesuai dengan kewenangan dinas pendidikan kabupaten sukabumi makanya kita mengadakan semacam inovasi bagaimana cara mengkaji pembelajaran terhadap anak peserta didik dan inilah hasil karya di pamerkan.

” Jadi guru membuat pembelajaran supaya anak terangsang lebih banyak berinovasi lebih ke karakter, kebiasaan kerja keras dengan harapan kedepan lebih meningkat kembali dari prestasinya,” pungkasnya.

Laporan : Dev.

1,195 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + 15 =

Tren