Connect with us

Prestasi

Anak Buruh Tani, Umar Dani Siswa MA Darussalam Raih Medali Emas Pencak Silat Tingkat Asia

Published

on

BOGOR, EKSKUL NEWS – Umar Dani kelahiran tahun 27 Oktober 2001 putra dari orang tua seorang buruh tani memiliki bakat dan kemampuan menjatuhkan lawan tandingnya diarena pertandingan pencak silat tingkat asia. Kini dua medali emas telah diraihnya melalui ajang Pajajaran Cup dan Asian Open Pencak Silat Championship 2019. Bakatnya semakin terasah dibawah binaan pembina ekskul di sekolah MA Darussalam Curug Deng Deng-Caringin, Kabupaten Bogor. Jumat, (3/5).

Kepada media saat diwawancara Umar mengatakan saat itu sekitar ada 200 Atlet yang mengikuti event tersebut, masing-masing dibagi kelasnya. saat itu dirinya masuk kategori kelas G, ia mengaku sebanyak tiga kali tanding dan saat final melawan pesilat dari perguruan majalengka dengan menjatuhkan lawan melalui jurus, sabit, tendangan dan tonjokan.

“Saya tidak menyangka akan mendapatkan point tinggi, dan disematkan sebagai juara ke satu dengan membawa medali emas dan sertifikat penghargaan,” ujarnya.

Menurut umar upaya latihan yang dilakukannya alhasil dapat dicapai dengan modal tekun berlatih, disiplin waktu, optimis dan keyakinan, walaupun mental pada waktu itu sempat down.

“Saat mendengar dan melihat lawan di lokasi event sangat tangguh-tangguh seperti lawan berat saya dari perguruan tajimalela sumedang. Berkat dukungan dari orang tua, guru dan teman-teman dan keyakinan yang kuat semuanya dapat teratasi walaupun sempat down,” ungkap siswa bercita-cita menjadi seorang TNI.

Pembina Ekskul Pencak Silat MA Darussalam, Firman Nurdin dirinya mengatakan upaya yang dilakukan yang menurutnya dianggap paling penting pertama melatih mental yaitu untuk mengghilangkan rasa takut, kemudian teknik-teknik jurus yang mesti dikuasai, lalu memohon do’a kepada orangtua agar harapan menjadi juara dapat tercapai.

“Menanamkan mental juara itu yang harus terpatri dalam diri seorang atlet, sebagai pembina ekskul ya tentunya senang dan bangga siswa kami raih juara ke satu. Apa yang telah kami latih tak sia-sia, ini juga berkat mereka bisa mengaplikasikannya apa yang telah kita latih,” ungkapnya.

Iapun berpesan kepada siswa binaannya agar giat dan rajin berlatih, tidak sombong karena tekhnikal jurus itu hanya titipan.

“Kepada umar agar giat berlatih lagi, pada tahun depan jika ada event lebih besar lagi harus lebih meningkat menjadi terbaik dan tidak hanya medali dan piagam yang didapat berharap di tahun depan tropi yang terbaik didapat oleh atlet dari MA Darussalam yang meraihnya.” pungkasnya.

Laporan : Fauzi

3,496 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 4 =

Tren