Connect with us

Sekolahku

Perpisahan SMP Negeri dan Terbuka 1 Megamendung Angkatan 37 Sangat Spesial

Published

on

Prosesi upacara adat yang dikolaborasikan dengan ekskul Paskibra

BOGOR, EKSKUL NEWS – Usai pelaksanaan berbagai ujian yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 9, SMP Negeri dan Terbuka 1 Megamendung menggelar acara perpisahan dengan tema Mendulang Prestasi Meraih Impian yang dilaksanakan di Gedung Wisma Ciawi, Bogor, Jawa Barat pada Rabu, (1/5).

Hadir dalam acara tersebut kepala sekolah, dewan guru, staf TU, orang tua/wali, tamu undangan, dan siswa-siswi kelas 9 yang terlihat semangat dan bahagia dalam mengikuti acara tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala SMPN 1 Megemendung, Wawan Rojali mengharapkan siswa-siswinya menjadi generasi yang unggul, cerdas, jujur, dan selalu menjaga citra sekolah.

“Jadilah generasi penerus yang bisa mengharumkan almamater, bangsa, dan negara serta menjadi pemimpin amanah di masa yang akan datang,” pesannya.

Tahun ini, acara perpisahan SMPN 1 Megamendung berbeda dengan tahun sebelumnya. Ada nilai spesial yang menjadi pembeda dengan tahun sebelumnya, yakni kolaborasi Paskibra dengan upacara adat saat acara inti. Hal itu diungkapkan oleh Endang Sugiharti sebagai Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Megamendung.

“Memang tahun ini angkatan 37  sangat berbeda. Bisa dibilang tahun ini perpisahannya spesial, karena acara inti yang biasanya hanya upacara adat saja, tetapi sekarang dikolaborasikan dengan Paskibra. Alhamdulillah kolaborasi tersebut berhasil dan menjadi sesuatu yang luar biasa di acara perpisahan ini. Terima kasih ekskul Paskibra dan tim upacara adat,” tutur Endang.

Selain itu, lanjut Endang, pelaksanaan perpisahan yang dimulai pukul 07.30 WIB hingga 13.00 WIB berjalan dengan lancar dan tertib.

“Lancarnya acara ini berkat dukungan dan kerja sama dari semuanya. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung dan menyukseskan acara perpisahan ini,” tambah Endang.

Endang berharap, dari 315 siswa-siswi SMPN 1 Megemedung dan 39 siswa-siswi SMP Terbuka 1 Megamendung semoga selalu menjaga tali silaturahmi dan citra alumni.

“Tidak ada pertemuan yang abadi. Begitu juga dengan perpisahan walau hanya tiga tahun bersama, tetapi tetap menjaga tali silaturahmi,” ungkapnya.

Tentu dalam setiap jenjang pendidikan selalu terdapat lulusan terbaik. Di perpisahan SMPN 1 Megemendung yang menjadi lulusan terbaik adalah Yuda Wisnu Wardhana dan Siti Salma Darmawan. Siswa dan siswi tersebut sangat layak menjadi lulusan terbaik, karena bukan hanya sekedar akademiknya saja yang menonjol, melainkan dari akhlaknya juga yang selalu dijunjung dalam kehidupannya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa menjadi lulusan terbaik putri. Terima kasih kepada orang tua saya yang sudah mendidik saya hingga bisa menjadi lulusan terbaik ini. Semoga ini menjadi motivasi saya untuk terus berprestasi dan membahagiakan kedua orang tua saya,” ungkap Salma, lulusan terbaik putri.

Salma (sapaan akrabnya) memberikan kunci dari keberhasilannya, ia mengatakan bahwa hal yang terpenting adalah harus memerhatikan guru saat menerangkan dan memberikan ilmu di saat jam pembelajaran.

“Kalau tidak paham harus bertanya, saat belajar haraus aktif, lalu menyiapkan ujian dari jauh-jauh hari, dan jangan lupa berdo’a. Itu kuncinya,” terangnya.

Sebagai orang tua, Wawan Yusman Darmawan merasa bangga melihat anaknya berprestasi dan menjadi lulusan terbaik putri di SMPN 1 Megemendung.

“Saya selalu menanamkan pendidikan agama dan kedisiplinan dalam beribadah terutama sholat kepada anak saya dari kecil. Saya rasa itu kunci dari keberhasilan anak saya. Semoga ini menjadi motivasi bagi yang lainnya,” pungkasnya.

Laporan : MHT

2,221 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × one =

Tren