Connect with us

Kegiatan

Haflatul Iktibar, Ponpes Mansyaul Ulum T3gal Sari Gelar Wisuda Akbar

Published

on

PAMEKASAN, EKSKUL NEWS – Dalam rangka Haflatul Iktibar Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Tegal Sari Banyupelle Palengaan Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar wisuda akbar dan demontrasi peserta wisuda dari masing-masing tingkatan. Kegiatan berlokasi di halaman madrasah, Selasa pagi (30/4).

Hadir di kegiatan tersebut pengawas PPAI Pamekasan Eko Purnomo, Nanang Kurniawan serta Ketua KKM Palengaan Wazali, ulamak, tokoh masyarakat setempat dan para wali murid serta wali santri¬† dengan dihadiri peserta sebanyak 52 orang yang terdiri dari PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini), TPA ( Taman Pendidikan Al-Qur’an ), dan IKTISAB (Baca Kitab Kuning )

K. Hoda’ie selaku pengasuh Ponpes Mansyaul Ulum menyatakan syukur alhamdulillah atas terlaksananya kegiatan tersebut yang menjadi program tetap di pondok pesantren.

“Kami berterima kasih kepada semua panitia, dewan guru, dan asatid serta para wali murid yang telah bekerja keras dari awal sampai digelarnya acara ini sehingga acara ini dapat terlaksana sesuai dengan harapan yang telah dijadwalkan,”ucapnya.

Lebih lanjut ia mengingatkan kepada siswa-siswi yang telah lulus untuk selalu menjaga nama baik almamater madrasah dimanapun berada.

“Jaga dan peliharalah ahlak yang baik, karena kita di madrasah agama adalah yang utama dibanding dengan sekolah umum. Mari kita siapkan diri menghadapi tantangan jaman, jangan sampai kita terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri, keluarga, dan lingkungan kita.

Ia mengharapkan agar para siswa yang di wisuda tetap memiliki dan menjaga ketinggian moral, akhlaqul karimah, karena kecerdasan intelektual akan mampu diwujudkan jika bergandengan dengan kecerdasan spiritual dan emosional.

Sementara itu, dalam sambutannya, Eko Purnomo PPAI Pamekasan mengatakan menuntut ilmu butuh keikhlasan dan kemauan yang tinggi untuk dapat meraih apa yang diinginkan tanpa itu maka semuanya akan sia sia.

“Kami berharap agar para siswa yang di wisuda tetap memiliki dan menjaga ketinggian moral, akhlaqul karimah, karena kecerdasan intelektual akan mampu diwujudkan jika bergandengan dengan kecerdasan spiritual dan emosional,”harapnya.

Ia berharap, santri di Ponpes Mansyaul Ulum memiliki kemauan yang kuat agar apa yang dicita-citakannya dapat tercapai dan para santri di bawah binaan Pondok Pesantren Mansyaul Ulum menjadi penerus generasi bangsa dan negara serta agama.

“Makanya kedepan jangan ragu untuk memasukkan ke Pondok Pesantren Mansyaul Ulum,” pungkasnya.

Laporan : Abdul Chalik Ibn As

825 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + 17 =

Tren