Connect with us

Sekolahku

SMAN 4 Cibinong Mengikuti Lomba Adiwiyata dan Sekolah Sehat

Published

on

BOGOR, EKSKUL NEWS – Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Kabupaten Bogor dan Adiwiyata berlangsung penilaian dari tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019. Bertempat di sekolah SMAN 4 Cibinong Kelurahan Cibinong Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Senin (22/4)

Ada lima sekolah se-Kabupaten Bogor yang terpilih dalam mengikuti lomba Adiwiyata dan sekolah sehat diantaranya, SMAN 4 Cibinong, SMAN Citeurep, SMAN Babakan Madang, SMAN Dramaga, SMAN Gunung Putri II untuk mewakili Provinsi tingkat Jawa Barat.

Kasie DLH Provinsi Jabar Kurniadi mengatakan, Dinas provinsi Jawa Barat mendapat usulan sebanyak 174 sekolah dari 17 Kota dan kabupaten, dari Kabupaten Bogor sebanyak 19 sekolah urutan kedua terbanyak dari Kabupaten Bandung salah satunya SMAN 4 Cibinong terkait program adiwiyata tingkat Provinsi Jabar.
Ada beberapa komponen dalam penilaian adiwiyata yaitu, sudah membentuk tim adiwiyata tingkat sekolah, SK penetapan adiwiyata tingkat Kabupaten, administrasi, kebijakan sekolah.” Paparnya

Kepala sekolah Hj. Elis Nurhayati, S.pd menyampaikan, SMAN 4 Cibinong berkesempatan untuk menjadi salah satu dari peserta sekolah adiwiyata tingkat provinsi Jawa Barat. Banyak pembelajaran dari kegiatan ini, tentu saja ingin menjadi sekolah yang peduli dengan lingkungan dan medidik peserta didik memiliki kepekaan terhadap bagaimana ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam.
Kebetulan sekolah kami di tunjang dengan luas tanah 1559 meter persegi, sangat memungkin kan melakukan suatu pengembangan program-program sekolah terkait budaya adiwiyata bisa diterapkan di sekolah SMA 4 Cibinong,” paparnya

Di sekolah kami sudah memiliki budidaya tanaman diantaranya, jambu kristal, pakcoy, ikan lele yang sudah terbentuk 40 usaha siswa. Dimana peserta didik ini memiliki kemampuan untuk mengembangkan dirinya dalam bentuk enterprener ship serta memiliki gairah disamping belajar mereka juga di sela-sela waktu luangnya berkesepatan berwirausaha,” tuturnya

Terkait program adiwiyata tentu saja menyangkut terhadap, lingkungan. Kami ingin sekali kepada seluruh warga sekolah betul-betul memiliki kesadaran serta bagaimana berupaya membantu pemerintah dalam hal mengurangi sampah, mengurangi plastik, kertas dan memperbanyak menanam pohon-pohon dan lubang biopori. Dan kami juga ada pembelajaran yang berbasis lingkungan hidup diantaranya pembuatan komposting, pupuk dari limbah domestik yang di tunjang oleh para stakeholder yang ada di sekolah ini.” Ungkapnya

Laporan : Yudi

2,400 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − 2 =

Tren