Connect with us

Sekolahku

PPL, Program Unggulan Yayasan An-Nur Malangbong Garut

Published

on

GARUT, EKSKULNEWS – PPL atau Praktek Pengenalan Lingkungan untuk Kelas XI adalah salah satu program unggulan yang tidak dimiliki oleh Pondok Pesantren lain, program tersebut yang memprakarsai pertamanya yaitu Pimpinan Yayasan Ponpes Alm. KH. Ahmad Badrudin pada tahun 2007. Kegiatan PPL ini rutin diadakan setiap tahunnya untuk mengisi kekosongan tatkala Kelas XII Ujian Akhir.

Hari ini adalah hari terakhir mereka melakukan PPL selama 2 minggu sejak 29 Maret sampai dengan Sabtu 13 April,
yang mana mereka semuanya berkumpul di Masjid besar An-Nur untuk mendengarkan amanat yang di sampaikan oleh Ketua Yayasan An-Nur K.H.Deden Muhammad Ilyas B.A.,S.Pd.i., M.Si., Sabtu 13/4.

Asep Permana XI IPS 1 selama PPL di MI 9 yang berlokasi Di Desa Cihaurkuning Kampung Citiru mengungkapkan pengalamannya kepada Ekskulnews, banyak sekali suka dukanya dengan PPL ini menambah banyak pengalaman di bidang mengajar dan menambah ilmu mengajar yang mana didalamnya bagaimana cara mengatasi murid yang nakal dan itu sangat menyenangkan, jelas Asep.

Abdul Malik., S.Ag, M.Si selaku Kepala Sekolah MA An-Nur menjelaskan di ruang kerjanya kepada Ekskulnews, pelepasan maupun penutupan ini oleh ketua Yayasan An-Nur KH. Deden Muhammad Ilyas, yang ikut program tersebut hanya kelas XI dengan jumlah yang ikut PPL tersebut sebanyak 223 siswa siswi yang ditugaskan di 26 lembaga di bawah naungan YPI An-Nur Garut, terangnya.

Lebih lanjut, Abdul Malik yang biasa di sapa Pak AM ini menuturkan, agar siswa / santri mempunyai ilmu pengetahuan, pengalaman maupun wawasan karena dengan ilmu segalanya akan mudah untuk mengarungi kehidupan dikemudian hari, selain ilmu juga siswa maupun santri dituntut untuk mandiri dan harus mempunyai kemauan untuk berbuat yang lebiih baik.

Lebih lanjut AM menerangkan, yang selama ini dari Kelas X sampai Kelas XI mereka hanya mendapatkan 4 poin saja, diantaranya Pertama, “kognitif” yang ada di sekolah yaitu proses menerima pengetahuan, Kedua, “sosial” yang mana itu di lingkungan, ketiga “Attitude” atau sikap dan yang ke empat Skill. Yang mana mereka dituntut untuk bisa mentransfer ilmu kepada masyarakat dari pelajaran yang selama ini di peroleh di sekolah dan ponpes, tuturnya.

Oh iya bahkan Pak Kasi Madrasah H.Dudu Rohman S.Ag. M.Si. saat monitoring UN kemarin mengapresiasi program YPI An Nur ini dengan mengangkat jempol dan akan dijadikan contoh untuk Madrasah yang lain ujar AM bangga.

Laporan : Riyadi

3,905 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − two =

Tren