Connect with us

Ekskul

Pererat Persaudaraan, SMPI Nurus Syuro Gelar Latihan Gabungan Pramuka

Published

on

TANGERANG, EKSKUL NEWS – Ratusan Pramuka Penggalang mengikuti kegiatan Latihan Gabungan Pramuka yang bertempat di SMPI Nurus Syuro Kecamatan Mekar Baru, Minggu (3/3/2019).

Acara yang diprakarsai oleh Ka Abdul Latif selaku DKR Kecamatan Mekar Baru ini mengusung tema Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia. Turut hadir, Ka Ru’yatullah, S.Pd selaku pembina upacara

Dalam sambutannya, Ka Ru’yatullah, S.Pd. berharap para anggota Pramuka mampu menjadi teladan gerakan pramuka yang cinta dan mengasihi terhadap sesama, stop hoax, serta menjadi pionir dalam kegiatan kemanusiaan.

“Pramuka memiliki keunggulan dalam bidang kedisiplinan, kesetiakawanan dan kepeloporan,” terang Ru’yat yang juga menjabat sebagai Kepala SMPI Nurus Syuro.

Selain itu, generasi muda dihimbau mampu menyesuaikan perubahan yang sedemikian cepat (adaptif), terutama menyerap sisi positif perkembangan teknologi komunikasi dan informasi. Pramuka menjadi alternatif salah satu kegiatan positif di tengah tantangan modernitas.

“Kabarkan seluruh aktivitas baik kita, sebuah peluang bagi kita untuk menginspirasi orang lain. Baik itu dalam aspek pendidikan maupun pergaulan, ini adalah tantangan generasi muda,” sambungnya.

Latgab tersebut juga bertujuan untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan, maupun meningkatkan tali persaudaraan. Acara latgab dimeriahkan oleh berbagai kegiatan yang melatih kreativitas dan ketangkasan anggota pramuka.

Dalam kegiatan Latgab yang yang diikuti oleh SMPI Nurus Syuro, SMPN 2 Mekar Baru, dan SMPN 2 Mekar Baru ini berjalan dengan lancar serta antusias peserta yang begitu semangat

Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Mekar Baru H Juned Junaedi lewat sambungan telpon mengatakan. Dalam rentang mulai tahun 2015 – 2035 Indonesia berada pada perolehan bonus demografi, di mana usia produktif mendominasi, sehingga peluang besar mengorganisir potensi untuk bisa secara bersama – sama melakukan lompatan besar, demi perubahan masyarakat Indonesia menuju lebih baik.

“Jika jumlah penduduk produktif sedemikian besar, namun tidak diarahkan secara positif, justru akan menjadi beban,” Tutupnya.(Firman/Heri)

1,459 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Bagikan :

Tren