Connect with us

Olah Raga

Tuna Grahita SLB Jepon Wakili Blora di Pekan Paralympic Nasional Papua

Published

on

BLORA, EKSKULNEWS.COM – Pemberangkatan atlet dari Kabupaten Blora ke Solo untuk mengikuti Pelatihan Nasional dalam rangka persiapan Kejuaraan Nasional PEPARNAS (Pekan Paralympic Nasional) 2020 di Papua dilaksanakan, Sabtu (19/1/2019) sekitar pukul 06.00 WIB. Dari cabang olahraga atletik, Kabupaten Blora rencana akan diwakili oleh Puji Fitria seorang siswi tunagrahita dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jepon.

“Iya, Mas, karena Pak Jarot pelatihnya hari ini jadi juri pertandingan silat jadi yang mengantar tadi Pak Raleg Tiwan,” kata Ketua National Paralympic Commitee (NPC) Sriyono Abdul Qohar melalui sambungan selluler, Sabtu (19/1/2019) siang.

Seperti yang pernah disampaikan Puji Fitria pada Ketua NPC Sriyono, dirinya menyatakan kesiapannya. Puji mengatakan bahwa cita-citanya ingin menjadi atlet nasional.

Puji Fitria (18) yang akrab dipanggil Puji adalah warga Desa Turirejo Kecamatan Jepon. Anak perempuan ini lahir dari pasangan keluarga Parmin – Siti Saropah. Puji Fitria termasuk anak berkebutuhan khusus yaitu tunagrahita.

Tunagrahita adalah keadaaan keterbelakangan mental, keadaan ini dikenal juga retardasi mental (mental retardation). Anak tunagrahita memiliki IQ di bawah rata-rata anak normal pada umumnya, sehingga menyebabkan fungsi kecerdasan dan intelektual mereka terganggu.

Walaupun begitu, Puji Fitria adalah atlet yang pertama kali menorehkan sejarah di Kabupaten Blora. Kejuaraan PEPARNAS yang akan diikutinya ini adalah kejuaraan setara dengan PON (Pekan Olah Raga Nasional) yang dikhususkan untuk penyandang disabilitas.

Melalui paparan informasi dari SLB Negeri Jepon kepada Ekskulnews PT. IMG Perwakilan Jawa Tengah, Puji adalah seorang siswi yang berprestasi. Dirinya pernah mendapatkan Juara I PEPARPEDA (Pekan Paralympic Pelajar Daerah) di lomba lari jarak pendek 200 meter dan Juara II PEPARPROV (Pekan Paralympic Provinsi) di lomba lari jarak pendek 100 meter.

“Hari ini siswi kami SLB Negeri Jepon dipanggil untuk mengikuti Pelatihan Nasional yang dipusatkan di Solo untuk persiapan Kejuaran Nasional 2020 di Papua,” terang H. Nur Fathoni selaku guru di SLB Negeri Jepon.

Lanjutnya, SLB Negeri Jepon banyak melahirkan atlet- atlet. Selaku pendidik, Fathoni berharap prestasi bisa ditorehkan kembali oleh salah satu siswinya.

“Kendati kerap kali penyandang disabilitas dianggap minus dan serba kekurangan dalam hal fisik, Puji Fitria salah satu contoh siswi yang mampu torehkan prestasi di balik kekurangannya. Di kejuaraan PEPARNAS ke depan, semoga Puji kembali torehkan prestasi gemilang,” ujar Fathoni yang kerap disapa dengan Abah Toni.

Dirinya selaku pembina dan NPC (National Paralympic Commitee) Blora atau KONI-nya atlet difabel sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh anak didiknya.

“Kami dari pembina maupun NPC sangat bangga dengan prestasi Puji Fitria. Karena di sinilah kariernya sebagai atlet terbuka ke depan. Dengan prestasinya selama ini semoga bisa mengharumkan Blora di ajang nasional sebagai atlet NPC,” pungkasnya.

 

Laporan: Adirin

 

1,860 kali dilihat, 20 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 + six =

Tren