Connect with us

Sosok

Tak Hanya Menjadi Guru, Nisa Nur Afifah Jadi Sahabat Bagi Siswanya

BOGOR, EKSKUL NEWS – Slogan guru digugu dan ditiru ini ini memiliki makna yang dalam bagi kehidupan seorang guru. Landasan falsafah di balik slogan ini adalah bahwa sosok seorang guru dapat dipercaya dan ditiru. Hal ini mengisyaratkan seorang guru menjadi panutan bagi siswanya di sekolah.

183 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Bagikan :

Published

on

BOGOR, EKSKUL NEWS – Slogan guru digugu dan ditiru ini ini memiliki makna yang dalam bagi kehidupan seorang guru. Landasan falsafah di balik slogan ini adalah bahwa sosok seorang guru dapat dipercaya dan ditiru. Hal ini mengisyaratkan seorang guru menjadi panutan bagi siswanya di sekolah.

Namun, di era modern seperti sekarang, seorang guru juga harus mempunyai trik sendiri agar siswa dan siswinya dapat mengikuti apa yang diajarkannya selama di sekolah dan dapat diterpkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Seperti yang diterapkan Nisa Nur Afifah S.Pd, salah satu guru di SDN Kalipasir kepada para siswa dan siswinya, dirinya selalu mencoba diskusi dengan siswa. Sejauh ini cara tersebut dirasa cukup jitu untuk melakukan komunikasi sehingga anak-anak tidak kaku dan terbuka.

“Saya coba lakukan diskusi sama siswa dan siswi, saya juga coba terapkan kapan waktunya saya menjadi seorang guru, kapan saya menjadi teman bagi siswa dan siswi, sehingga mereka tidak sungkan dan mereka akan merasa nyaman,” terangnya, Senin (15/10).

Diakui perempuan kelahiran Sumedang 1988 lalu tersebut, untuk saat ini dirinya merasa kesulitan mendidik siswa dan siwi akibat pengaruh gudget yang tidak terkontrol.

“Oleh karenanya kita sebagai seorang guru harus bisa mensiasati itu semua, selain memberikan himbauan kepada orang tuanya agar lebih membatasi waktu anaknya dalam bermain gadget, kita juga ya itu tadi harus bisa berinovasi sehingga pendidikan tetap bisa maksimal,” jelasnya.

Lanjut ia, apa yang diterapkan terbukti sejumlah siswa cukup membuat bangga pihak sekolah.

“Juara 2 lomba cerdas cermat Tingkat Desa Leuwisadeng, Naura peringkat kelas cita guru di Guru TK, Aliyah Jualan makanan Guru, Rumsari pengusaha kue dokter,” pungkasnya.

Laporan : IES

184 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three + thirteen =

Tren